Kabag Humas UIM, Dr Wachyudi Muchsin saat mendampingi para wisudawan.

Ini 9 Wisudawan Terbaik di Wisuda Perdana UIM via Daring

Minggu, 06 September 2020 | 15:13 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Universitas Islam Makassar (UIM) telah melaksanakan wisuda secara virtual di Auditorium KH Muhyin M Zain, Sabtu (05/09/2020). Sebanyak 265 Sarjana pun mengikuti prosesi ini.

Wisuda yang dihadiri langsung Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Prof Dr Jasrudin Mahandre MPd itu pertama kalinya dilaksanakan secara virtual. Jasruddin menyampaikan apresiasi atas sejumlah perkembangan UIM.

Pengukuhan wisudawan dan wisudawati tidak lagi dilakukan oleh Rektor. Namun diwakili oleh kedua orangtua mahasiswa, hal itu memicu suasana haru.

Rektor UIM, Dr Ir Hj A Majdah M Zain MSi beserta sejumlah anggota senat, orangtua dan undangan tak kuasa menahan tangis. Sebab, secara spesial, orangtua yang langsung memindahkan tali toga kepada wisudawan.



“Saya persilahkan para orangtua wisudawan memindahkan tali toga dari kiri ke kanan sebagai simbolisasi pengesahan sebagai sarjana,” ujar Majdah dengan suara bergetar sembari menyeka air mata penuh haru

Pada kesempatan tersebut, Majda menjelaskan sejumlah perkembangan UIM. “Di regional Sulawesi UIM merupakan perguruan tinggi yang masuk dalam daftar 10 terbaik dari 300-an perguruan tinggi dan urutan 200 dari 4.000-an universitas,” jelasnya.

Wisudawan UIM Periode Pertama Tahun 2020 berasal dari Fakultas Pertanian 68 orang, Fakultas Agama Islam 34 orang. Fakultas Teknik 27 orang, Fakultas Matematika dan llmu Pengetahuan Alam 29 orang, dan Fakultas llmu Sosial dan llmu Politik 48 orang. Lalu Fakultas Sastra dan Humaniora 2 orang, Fakultas limu Kesehatan 15 orang, Fakultas Keguruan dan limu Pendidikan 14 orang dan Program Pascasarjena 29 orang.

Dari 266 wisudawan ditetapkan 9 orang wisudawan terbaik. Ialah Sulfiah Syahruddin dari Manajemen Pendidikan Islam dengan IP 3,95, Surya (Keperawatan, IP 3,98), Wahyu Noviani (Administrasi Fiskal, IP 3,94), Ismail (Pendidikan Agama Islam, IP 3,92), Ayu Hartati (Farmasi, IP 3,92). Kemudian, Yaomil Khiria Amir (Agribisnis, IP 3,91), Nur Alam (Sastra, IP 3,83), Hasni Muruanti (PGSD, IP 3,79) dan Iqbal (Teknik Mesin IP 3,58).

Jasruddin menitipkan agar alumni UIM selanjutnya memiliki tiga kompetensi. Yakni wajib menghafal minimal 2 juz Al-Quran, kemampuan IT dan digital, dan kemampuan bahasa.

Hal ini direspon positif oleh Dr HM Muamar Bakri mewakili pengurus Yayasan Al Gazali. “Saya kira usulan LLDikti terkait kompetensi alumni perlu ditindaklanjuti,” tegasnya. (*)


BACA JUGA