Anggota Relawan 99, Syarief Borahima

Ikhtiar dan Doa Relawan 99 Iringi Perjuangan Dilan di Pilwalkot Makassar

Minggu, 27 September 2020 | 00:56 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI-Fadli Ananda mendapatkan suntikan tenaga dalam mesin pemenangan paket berakronim Dilan. Satu lagi komunitas besar mengikrarkan dukungan untuk pasangan usungan PDIP, Hanura dan PKB ini. 

Dukungan datang dari Relawan 99 yang bahkan sudah bergerak masif menggalang dukungan buat Dilan. Salah seorang anggota Relawan 99, Syarief Borahima, mengatakan jumlah personel dalam komunitasnya saat ini saja mencapai 816 orang dan itu terus bertambah. 

Kata Syarief, ratusan anggota Relawan 99 ini dipastikan mendukung Dilan dan akan mensosialisasikan jagoannya ke keluarga dan sahabatnya. “Alhamdullilah, Tim Relawan 99 solid dan akan all-out untuk memenangkan Dilan,” ucap pria yang juga tokoh masyarakat ini, Sabtu (26/9/2020).

Wujud dukungan Relawan 99 untuk Dilan tidak sekadar ikhtiar sosialisasi untuk galang dukungan warga. Setiap hari, lanjut wiraswasta ini, para relawan gelar Yasinan mendoakan pasangan doktor dan dokter agar dapat memimpin Makassar. 



“Semua tim setiap malam yasinan untuk mendoakan Deng Ical (Syamsu Rizal) dan Fadli Ananda, semoga ditakdirkan oleh Allah SWT untuk memimpin Makassar,” ucap Syarief yang menjelaskan penamaan Relawan 99 terinspirasi dari Asmaul Husna atau 99 Sifat Allah SWT. 

Lebih jauh, ia menyampaikan ada tiga alasan pihaknya mantap mendukung Dilan. Pertama, pasangan doktor dan dokter ini asli sombere’ dan warga merindukan pemimpin demikian yang dari waktu ke waktu semakin sulit ditemukan. 

“Kalau bicara sombere’ ya Dilan, khususnya sosok Deng Ical. Paslon ini bisa dilihat komitmennya mau membangun Makassar dengan kearifan lokal melalui konsep Sipakatau, Sipakainge dan Sipakalebbi,” tuturnya. 

Alasan kedua, Syarief menyebut pihaknya jatuh cinta ke Dilan karena pasangan ini merupakan representasi dua organisasi Islam terbesar di Indonesia. Deng Ical adalah kader tulen Muhammadiyah, sedangkan Fadli adalah kader dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU).

Alasan ketiga, ia menyebut Dilan sosok pemimpin untuk semua dan mampu mengatasi perbedaan. Hal ini penting karena Makassar sangat multikultur dan multietnis. “Dilan mampu menjadikan kita warga Makassar bersatu dan bersahabat meski berbeda latar belakang.”

“Ya semuanya bisa berbaur bersama Dilan. Tidak ada sekat dan saling menghargai, mau itu Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar,” tutup Syarief.(*)


BACA JUGA