Nursari, Ketua Bawaslu Makassar

Kehadiran Asisten I Pemkot di Acara Paslon Wali Kota Diselidiki Bawaslu

Selasa, 29 September 2020 | 22:09 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar kali ini menelusuri dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan salah satu pejabat Pemkot Makassar. Ialah Asisten I, M Sabri.

Penelurusan dilakukan oleh pihaknya usai beredarnya sebuah foto yang tengah viral. Di mana M Sabri sendiri terlihat hadir di acara salah satu pasangan calon (Paslon) Wali Kota Makassar belum lama ini.

Ketua Bawaslu Makassar, Nursari mengungkapkan, penelusuran di lapangan dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp. Dimaksudkan juga untuk mengumpulkan bukti terlebih dahulu. 

“Jadi kita kumpulkan dulu bukti-bukti, wawancara beberapa saksi untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran di situ,” kata Nursari saat dihubungi, Selasa (29/09/2020).



Nursari menambahkan dugaan pelanggaran tengah ditelusuri. Pihaknya sudah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki, tanpa menunggu adanya laporan. Bawaslu bisa menelusuri dugaan pelanggaran berupa temuan.

“Kami telusuri. Bukan berarti tidak ada laporan kita tidak tindaklanjuti,” jelasnya.

ASN dilarang memberikan dukungan kepada Calon Kepala Daerah. Baik terlibat dalam kegiatan kampanye ataupun menggunakan fasilitas terkait jabatan. Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014.

“Itu ada aturannya, ASN dilarang berpihak dari segala pengaruh dan tidak memihak paslon tertentu,” ujar Nursari.

Diketahui, belum lama ini beredar foto yang beredar di media sosial dan ramai diperbincangkan. Nampak M Sabri hadir dalam kegiatan paslon nomor urut 2 Pilwakot Makassar 2020 yakni Munafri ‘Appi’ Arifuddin-Abdul Rahman Bando. 

Hal ini memunculkan polemik. Yakni dugaan M Sabri sebagai ASN dan menjabat asisten I Pemkot Makassar memberikan sinyal dukungan kepada kontestan yang bersangkutan. (*)


BACA JUGA