Kampanye pasangan DILAN di Bara-baraya Timur, Jumat (2/10/2020)

Dukungan Akar Rumput Masif ke DILAN, Noval: Ada yang Panik dan Tak Senang

Minggu, 18 Oktober 2020 | 13:55 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Koordinator Jaringan Pemenangan DILAN, Noval, angkat bicara mengenai informasi adanya komunitas pendukung pasangan nomor urut tiga, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN), yang mengalihkan dukungan kepada kandidat lain. Ditegaskannya informasi itu masuk kategori hoaks. Ratusan komunitas pendukung DILAN yang terdaftar sebagai mesin pemenangan dijaminnya tetap solid.

“Saya dikirimkan teman tautan berita itu, soal adanya komunitas pendukung DILAN hijrah ke Appi-Rahman. Setelah saya baca, ya hoaks. Tidak benar ada pendukung DILAN yang hijrah ke Appi-Rahman karena orang yang disebut mengalihkan dukungan itu tidak terdaftar dalam jaringan pemenangan DILAN,” kata Noval, Sabtu (17/10/2020).

“Ya pakai logika saja, bagaimana bisa mengalihkan dukungan kalau sedari awal memang bukan bagian dari sini (Tim DILAN). jatuhnya ya hoaks, cenderung mengarah ke provokasi atau mungkin lagi panik sehingga klaim-klaim demikian,” sambung Noval.

Diketahui, komunitas yang mengklaim pendukung DILAN lalu hijrah ke Appi-Rahman adalah Kreatif Angkasa (Krekas) Panaikang 1991. Komunitas tersebut diketahui oleh Helmi. Noval mengaku sudah mengecek database komunitas relawan pendukung DILAN dan tidak mendapati Helmi sebagai bagian dari jaringan pemenangan.



Lebih jauh, Noval mengatakan dukungan akar rumput dari komunitas dan relawan untuk memenangkan DILAN semakin masif dan solid. Ia menduga masifnya dukungan itu membuat ada pihak yang merasa tidak senang dan panik sehingga mencoba cara-cara kuno dalam upaya mengklaim dukungan masyarakat banyak.

“Patut kita syukuri karena komunitas relawan DILAN solid dan militan. Kita punya keyakinan kuat memenangkan Deng Ical dan Dokter Fadli, dimana kemenangan itu Insya Allah sudah di depan mata. Kita tidak terpengaruh dengan hasil survei opini, apalagi informasi-informasi menyesatkan. Ya kan bisa dirasakan dan dilihat langsung di lapangan, animo dukungan itu semakin besar menjelang pemilihan,” tandasnya. (*)


BACA JUGA