Dua unit kontainer sampah yang ada di sudut lapangan sepakbola Bontotangnga, Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Gowa disoroti warga.

Rusak Estetika, Warga Soroti Kontainer Sampah di Kelurahan Lanna

Kamis, 22 Oktober 2020 | 18:55 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Rusli - GoCakrawala

GOWA, GOSULSEL.COM– Kontainer sampah di Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Gowa menuai sorotan dari warga. Posisinya disimpan di area lapangan sepakbola.

Warga Kelurahan Lanna, Haeruddin Daeng Naba mengungkapkan, penempatan kontainer sampah di lapangan sepakbola Bontotangnga sangatlah tidak tepat. Penempatan kontainer sampah itu, kata dia sangat merusak estetika lapangan sebagai tempat kebugaran.

“Tidak elok di pinggir lapangan ada penampungan sampah. Unsur estetika lapangan sebagai tempat kebugaran masyarakat kelurahan Lanna dan kecamatan Parangloe diabaikan,” sorot Haeruddin Daeng Naba kepada wartawan, Kamis, (22/10/2020)

Ia menyesalkan, aparat kelurahan yang tidak jeli melihat lokasi yang cocok dijadikan tempat penampungan sampah. Apalagi Lapangan Bontotangnga ini merupakan ikon dan pusat kegiatan masyarakat Parangloe. Keberadaan kontainer sampah di lapangan Bontotangnga itu, kata dia, seolah ingin menegaskan ibukota kecamatan sebagai pusat sampah di Parangloe.



“Harusnya kontainer sampah itu dipindahkan ke area greenbelt saja,” tukasnya.

Lurah Lanna, Muhammad Amir yang dikonfirmasi mengaku posisi kontainer sampah sebelumnya letaknya di jalan masuk lapangan. Tepatnya di depan SMA Negeri 6 Gowa.

Namun, sejak kemarin, kedua kontainer sampah tersebut digeser ke bagian sudut selatan lapangan sepakbola Bontotangnga atau tepat disamping kanan baruga.

“Kita pindahkan dengan pertimbangan posisi sebelumnya memang kurang tepat. Letaknya yang sekarang itu lebih tersembunyi,” dalih Amir.

Eks Lurah Kalegowa, Kecamatan Somba Opu juga itu menambahkan, keputusan memindahkan kontainer sampah ke sudut lapangan berdasarkan hasil rapat dengan tokoh masyarakat dan RT/RW. Letak kontainer sampah itu juga tidak terlalu jauh. Sehingga mudah dijangkau masyarakat maupun siswa yang hendak membuang sampah.

“Kami rasa, posisi penempatan kontainer sampah di lapangan itu tidak masalah. Tidak mengganggu estetika lapangan,” tegas Amir. (*)


BACA JUGA