Calon Wali Kota Makassar Deng Ical (kiri), pelaku usaha ekspedisi di Kota Makassar H.Hasanuddin (tengah), dan Wali Kota Makassar 2004-2014 Ilham Arief Sirajuddin (kanan)

Dongkrak Ekonomi, DILAN Siap Bangun Kawasan Mandiri di Makassar

Senin, 26 Oktober 2020 | 20:40 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pelaku usaha ekspedisi di Kota Makassar, H Hasanuddin mengapresiasi sejumlah program pasangan calon nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli Ananda. Program paket dengan akronim DILAN itu dinilai mampu membawa Kota Makassar lebih maju dan berkembang. Tidak kalah penting dapat menjawab problematika perkotaan, seperti masalah banjir dan macet.

Pria yang akrab disapa Dundung ini mengungkapkan salah satu program yang paling dinantikan para pengusaha ekspedisi adalah pembentukan Kawasan Mandiri. DILAN diketahui siap membangun Kawasan Mandiri di Kota Makassar yang berlandaskan karakteristik wilayah, baik di tingkat kelurahan maupun di tingkat kecamatan. 

pt-vale-indonesia

Salah satu Kawasan Mandiri ala DILAN dirancang di wilayah Daya yang selama ini didominasi usaha pergudangan dan transportasi. Kawasan itu akan diperlengkap dan saling terintegrasi. Pasangan doktor dan dokter tersebut ingin membangun terminal barang di belakang terminal Daya yang selama ini sebatas menjadi terminal angkutan penumpang.

“Konsep Kawasan Mandiri yang dibuat DILAN itu cocok diterapkan di kota metropolitan, seperti Makassar. Pembangunan harus terarah dan sesuai dengan karakteristik wilayah. Ya semisal di Daya, kita dukung dan berharap bisa segera direalisasikan soal pembangunan terminal barang di belakang terminal Daya,” ucap dia, Minggu (25/10/2020).

Menurut Dundung, bila Kawasan Mandiri ala DILAN terealisasi, pihaknya optimistis mampu mendongrak ekonomi daerah. Musababnya, usaha transportasi logistik akan lebih bergairah. Di samping itu, tata perkotaan juga akan lebih baik karena ada lokalisasi spesifik terkait pergudangan dan terminal barang di Kota Makassar.

“Yakin saja, kalau ini dapat terealisasi maka akan mampu mengurai kemacetan di kota ini karena sudah ada khusus terminal barang, tidak lagi tersebar dimana-mana. Selain itu, tentu saja akan menggairahkan roda perekonomian, pastinya ekonomi daerah kita akan semakin maju,” jelas Hasanuddin.

Sementara itu, Deng Ical mengaku Kawasan Mandiri adalah satu dari sederet program DILAN mengatasi kemacetan yang dikemas dalam Makassar Tanpa Macet alias MAPACE’. Hal tersebut bagian dari pilar Makassar Lestari dari DILAN guna mewujudkan visi Makassar Kota Sombere’.

Lebih jauh, Deng Ical mengatakan salah satu wilayah yang coba dikembangkan melalui Kawasan Mandiri adalah Daya. Bahkan, secara umum pihaknya ingin mengembangkan wilayah Biringkanaya dan Tamalanrea. DILAN berkomitmen melakukan pemerataan pembangunan sehingga bukan hanya pusat kota yang maju, tapi juga daerah lainnya.(*)


BACA JUGA