Calon Wali Kota Makassar nomor urut 3, Syamsu Rizal MI (Deng Ical) saat melakukan sosialisasi di Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Jumat (29/10/2020)

Program DILAN, Anggarkan Rp153 M untuk Dikelola Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 21:39 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Calon Wali Kota Makassar nomor urut 3, Syamsu Rizal MI (Deng Ical) terus mengukuhkan diri sebagai calon wali kota dari kalangan rakyat biasa. Bukan anak pejabat dan bukan anak orang kaya. Yang jadi jualan pasangan Fadli Ananda ini adalah kapasitas, integritas dan program.

Seperti saat melakukan sosialisasi di Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Jumat 29 Oktober 2020. Deng Ical menyampaikan visi, misi dan program 100 hari pertama pasca pelantikan jika kelak dirinya diberi amanah memimpin Kota Makassar.

“Kalau kita semua mau berjuang bersama dan memenangkan Deng Ical-Fadli Ananda, maka insya Allah pemerintah Kota Makassar ke depan adalah pemerintahan yang sombere, yang melayani dan tidak ngebos,” ungkapnya.

Sebab, yang jadi wali kota memang yang mewakili rakyat kebanyakan. Bukan mewakili orang kaya atau anak pejabat. “Tapi kalau saya jadi wali kota, maka itu sama dengan membuka ruang bagi siapa saja yang mau belajar dan bekerja keras bisa menjadi wali kota di Makassar,” imbuhnya.



Deng Ical juga menyampaikan keunggulan pemerintahan yang dibangun nantinya sebagai pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Selain berbagai program yang sudah diperkenalkan selama ini, ia juga sudah menyiapkan program lain berupa anggaran Rp153 miliar yang akan dikelola masyarakat.

“Anggaran ini akan tersedia di kelurahan yang bisa dimanfaatkan atau dikelola bersama masyarakat. Misalnya ada kebutuhan pembangunan apa di wilayahnya, dana ini bisa dimanfaatkan,” jelasnya.

Yang pasti, lanjutnya, pemanfaatan anggaran ini tetap melalui mekanisme. Melalui rapat dan kesepakatan bersama. Juga tentu harus tetap ada pertanggungjawabannya.(*)


BACA JUGA