Erwin Aksa (tengah) saat berbicara dalam diskusi bersama di Warkop Sami Makassar, Sabtu (28/11/2020)

Erwin Aksa Sebut Wali Kota Baru Harus Prioritaskan Tiga Hal Ini

Minggu, 29 November 2020 | 19:12 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pilwalkot Makassar 2020 tinggal menghitung hari. Wakil Ketua Umum (Waketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Erwin Aksa berharap nahkoda baru yang terpilih bisa membawa perubahan dan membangkitkan kembali kesejahteraan warga.

Setidaknya, kata dia, ada tiga sektor yang harus menjadi prioritas utama bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar baru. Menurut Erwin, yang pertama ialah sektor kesehatan.

“Hingga saat ini pandemi Covid-19 belum mereda. Pemerintah sendiri menargetkan awal tahun sudah ada vaksin, ini harus jadi perhatian pemerintah di daerah,” kata Erwin saat menggelar diskusi bersama di Warkop Sami Makassar, Sabtu (28/11/2020).

Ketua Tim Pemenangan Appi-Rahman ini juga menyebutkan, selama ini pembangunan sektor kesehatan di Makassar sangat amburadul. Misalnya saja, pembangunan Rumah Sakit Batua yang hingga kini masih mangkrak.



“Coba lihat RS Batua, yang dibangun oleh seorang pemimpin sebelumnya. Jangankan SDM kesehatan, infrastruktur saja tidak jelas arahnya,” sebut Erwin.

Sektor kedua yang harus jadi fokus menurut kader Golkar ini adalah masalah ekonomi. Terlebih, beber dia, sejak pandemi Covid-19, sektor ekonomi yang paling berdampak.

“Mulai dari penerbangan, ekspor-impor hingga pariwisata sangat merasakan adanya lockdown atau PSBB. Ini harus menjadi perhatian pemerintah, bagaimana perhatian ke pelaku usaha dan warga,” jelasnya.

Erwin menyebutkan salah satu program yang sangat diharapkan pengusaha adalah pemangkasan atau relaksasi pajak. Selain relaksasi pajak, juga bantuan lainnya lewat subsidi ke UMKM dan pengusaha.

“Relaksasi pajak dan peningkatan kemampuan produktivitas sangat dibutuhkan pelaku usaha. Bukan dengan menargetkan pemungutan pajak yang tinggi, yang justru semakin mencekik pengusaha,” ungkapnya.

Sektor ketiga yang harus menjadi fokus pemerintah di era kenormalan baru adalah pendidikan. Terlebih selama 9 bulan lebih sekolah hingga kampus tak melakukan pembelajaran tatap muka.

“Intinya politik anggaran pemimpin baru Makassar harus pro rakyat. Ini akan menjadi kunci perbaikan ekonomi di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA