Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin (tengah) saat meninjau lokasi banjir di Perumnas Antang, Rabu (20/1/2021)

Urgensi Pengungsi Banjir Perumnas Antang, Rudy Sebut Dua Hal Ini

Rabu, 20 Januari 2021 | 17:53 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menyebut dua hal mendesak terhadap pengungsi akibat banjir yang melanda Perumnas Antang, Kecamatan Manggala. Pertama, soal tempat penampungan pengungsi dan masalah kesehatan.

Olehnya, ia telah meminta pihak kecamatan untuk selalu mengingatkan warganya mengenai potensi banjir. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi lokasi banjir.

“Yang utama adalah keselamatan, kita antisipasi titik-titik pengungsian agar disiapkan menampung warga,” kata Rudy, Rabu (20/1/2021).

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan deras akan terus berlangsung. Dimana terjadi hingga Februari 2021. 

Selain memenuhi kebutuhan pengungsi, Rudy mengatakan masalah kesehatan juga menjadi prioritas terhadap ratusan pengungsi. Terlebih, saat ini pandemi masih terus berlangsung. Ia mengatakan telah meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan.

“Kita masih di tengah pandemi Covid-19 maka kita mengingatkan warga, di manapun itu, apapun itu kita penting menjaga protokol kesehatan. Tentu itu jangka pendek,” ungkap Rudy.

Sementara untuk jangka panjang, Rudy berharap ada solusi teknis yang bisa mencegah bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Manggala. Berdasarkan survei awal, Rudy mengatakan penampungan air agak rendah di Manggala. 

“Jadi belum sempat dialirkan keluar ke arah Nipah-nipah itu sudah tumpah ke sini. Jadi salah satunya kita adakan penanggulan dan mengarahkan air yang masuk untuk keluar, sehingga tidak perlu lagi masuk ke pemukiman warga,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya merencanakan melakukan pelebaran muara sungai. Hal itu, disebutkan dia, dapat memberi dampak yang signifikan terkait dengan tingkat banjir yang ada di Manggala.

“Itu sementara di kaji oleh teman-teman Dinas PU dan melibatkan tim ahli memang untuk memberikan solusi yang komprehensif,” pungkas Rudy.(*)


BACA JUGA