Satpol PP Makassar

Bantah Klaim Pj Wali Kota, Satpol PP: 702 Personel Belum Digaji

Selasa, 23 Februari 2021 | 15:46 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengklaim sudah membayar gaji seluruh personel Satpol PP. Ia menegaskan bahwa tak pernah ada tunggakan pembayaran.

“Sudah dibayar gajinya, saya sudah cek, tanya langsung BPKAD, kalau saya bicara nanti dikira mengelak,” kata Rudy, Rabu (23/02/2021).

Rudy mengaku kaget dan langsung menanyakan kepada BPKAD. Hasilnya, kata dia, semua pembayaran gaji Satpol PP sudah dibayar.

“Sudah Pak, Januari dan Februari sudah kami bayar,” kata Rudy menirukan bawahannya.

Kendati begitu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel mengatakan, hal yang sempat menjadi permasalahan adalah Tunjangan Pendapatan Pegawai )TPP.) Ia mengatakan hal tersebut terjadi lantaran ada masalah administrasi.

“Ada masalah administrasi di sana (Satpol PP) tapi kalau gaji sudah,” ungkapnya.

Kasubag Keuangan Satpol PP Kota Makassar, Asni Fitrah Wangi mengatakan sebanyak 702 personel belum menerima gaji. “Kita baru usulkan permintaan untuk gaji kontrak,”

Ia mengatakan penyebab tunggakan gaji terkendala pada sistem. Sistem tersebut, kata dia, langsung terhubung di pusat.

Sementara, Sekretaris Satpol PP Kota Makassar, Muh Iqbal Asnan menanggapi dengan dingin pernyataan Rudy. Ia mengatakan tak lagi berharap banyak dari Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.

“Kami saat ini sisa menanti wali kota pilihan rakyat segera dilantik, karena selama pak DP menjabat beliau sangat peduli dengan kesejahteraan personil Satpol PP,” kata dia.

Iqbal mengaku merindukan pemimpin yang mengayomi dan memperhatikan bawahannya. Saat ini, ia mengatakan sangat sengsara di bawah kepemimpinan Pj wali kota.

“2 Pj Wali Kota, kalau Prof Yusran itu bagus, program Covid-19 semua dianggarkan,” ungkapnya. (*)


BACA JUGA