Dua nelayan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) yang hilang pada hari Minggu tanggal 28 Februari 2021 di Perairan Tanjung Tata Baro telah berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh prajurit Pos Angkatan Laut (Posal) Lampia Lantamal VI, Senin (1/3/2021)

Sempat Hilang Dihantam Badai, Dua Nelayan Lutim Berhasil Dievakuasi Lantamal VI

Senin, 01 Maret 2021 | 20:37 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

LUTIM, GOSULSEL.COM — Sempat hilang dihantam badai, dua nelayan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) yang hilang pada hari Minggu tanggal 28 Februari 2021 di Perairan Tanjung Tata Baro telah berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh prajurit Pos Angkatan Laut (Posal) Lampia Lantamal VI, Senin (1/3/2021).

Dengan menggunakan sekoci karet milik Posal Lampia dan dibantu oleh sejumlah kapal nelayan, prajurit Posal Lampia Lantamal VI telah menemukan dan mengevakuasi dua nelayan tersebut dalam keadaan hidup dan sehat.

Komandan Pos TNI AL (Danposal) Lampia Serma LIS Yosep RD di Posal Lampia mengatakan pada hari Senin tanggal 1 Maret 2021 sekitar pukul  06.30 Wita Posal Lampia telah menerima informasi telah hilang 2 orang nelayan yang berada di laut sekitar 20 mil dari daratan.

“Kejadian hilangnya nelayan pertama kali dilaporkan oleh warga masyarakat yang berada di Desa Harapan Pulau Bulupoloe  kepada personel Posal Lampia Lantamal VI,” ujar Serma LIS Yosep RD.

Lebih lanjut, Danposal Lampia menjelaskan dua nelayan yang sempat hilang tersebut atas nama Sambrun (33 Th) warga Desa Harapan dusun Loli Kec Malili Kab Lutim, dan Wandi (23 Th) warga desa Laskap Dusun Labose Kec Malili. 

“Saat berada di laut, perahu nelayan tersebut terhempas, patah dan rusak berat diterpa ombak kurang lebih 2 meter, kemudian dua nelayan yang berada di perahu berenang dengan menggunakan pelampung seadanya menuju daratan, dua nelayan tersebut kami temukan serta  telah dievakuasi dalam keadaan hidup dan sehat di daerah Tanjung Tata Baro,” ungkap Danposal Lampia.(*)


BACA JUGA