Jalan Andalas/Int

DLH Selidiki Aktivitas Ilegal Logging di Jalan Andalas Makassar

Senin, 15 Maret 2021 | 23:13 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dinas Lingkungan Hidup mendapatkan laporan terkait adanya aktivitas penebangan pohon secara ilegal atau Ilegal Logging. Sedikitnya ada 5 pohon peneduh yang ditebang.

Pihaknya tak tinggal diam. DLH Makassar segera menyelidiki kasus ini dan mengungkap pelaku melalui tim khusus yang dibentuk.

Dikatakan Plt Kepala DLH Kota Makassar, Iman Hud, pohon itu ditebang tanpa sepengetahuan pihaknya. Aktivitas tersebut diketahui berdasarkan laporan warga. 

“Kita terima laporan ada ruko yang menebang pohon milik pemerintah. Ada sebanyak 5 pohon yang ditebang, ini kan tidak boleh. Tidak boleh kenapa? Kan memang ada aturannya kalau menebang pohon itu harus ada izinya,” katanya, Senin (15/3/2021).

Adapun pohon yang ditebang merupakan jenis mahoni. Dugaan sementara, pelaku merupakan pemilik rumah toko (ruko) sekitar.

Hal itu dilakukan untuk pembangunan dan pengembangan usahanya. Namun, sebut Iman, bahwa masih perlu dibuktikan lebih lanjut. 

“Nanti kita akan panggil yang bersangkutan, kalau misalnya ada yg terlibat dari oknum dari DLH kita akan telusuri. Itu ada mekanismenya, ada inspektorat,” tambah Iman.

Berdasarkan aturan, pihak yang melakukan penebangan liar bisa terkena denda administrasi. Bisa juga berupa pencabutan izin usaha. Pelaku juga diwajibkan menanam pohon pengganti sesuai yang dipotong.

“Ada sanksi yang tegas diatur dalam perwali apakah sanksi itu izin usahanya akan dicabut atau yang bersangkutan mengganti, semacam denda terhadap pohon yang ditebang tersebut, harus direboisasi istilahnya di ganti itu pohon ini,” jelasnya.

Kepala Satpol PP Kota Makassar ini juga menegaskan menebang pohon termasuk merusak ekosistem lingkungan. Pasalnya, pohon berfungsi sebagai paru-paru kota.

“Ini kan supaya orang paham, bahwa tidak seenaknya itu menebang pohon. Ada aturan, ruang RTH kita akan ruang terbuka hijau kita kan sangat terbatas, jangan pikiri itu hanya pohon,” jelasnya.

“Ini juga menyangkut kelangsungan masa depan anak cucu kita. Kalau semuanya berpikir sesaat seperti itu ya bagaimana caranya kita menata ini lingkungan hidup yang sehat, karena pohon itu jasanya luar biasa. Berapa oksigen yang dikeluarkan,” tutup Iman.(*)


BACA JUGA