Lahan pekuburan akan dijadikan sebagai RTH Makassar/Int

Menyusut ke 7 Persen, DLH Makassar Upayakan Bangun RTH di Pekuburan

Rabu, 17 Maret 2021 | 15:06 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Makassar terus mengalami penyusutan. Penyebapnya ditengarai karena pengurangan jalur median di sejumlah titik.

Jumlah RTH di Kota Makassar tahun ini berkurang ke 7,48 persen. Padahal, sebelumnya, sempat menyentuh angka 11 persen.

Titik yang paling krusial ialah berada di jalan hijau sepanjang Jalan AP Pettarani. Di mana pengurangan jumlah pohon di sana akibat pengerjaan proyek tol layang.

“Kan di Pettarani itu yang hilang, itu di sana kan ada dulu pohon juga di jalan itu yang ditebang,” ujarnya Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Iskandar, Rabu (17/03/2021).

Ia mengatakan penurunan hanya bersifat sementara. Sebab, kompensasi pohon di sepanjang jalur Pettarani telah dialihkan ke sejumlah wilayah. Hanya saja masih berupa bibit.

“Ada beberapa memang yang sudah ditebar, tapi itukan belum bisa dihitung sebagai tambahan RTH kan masih kecil toh, jadi kalau sudah besar nanti kita harapkan bisa lagi kembali jadi 11%,” ucapnya.

Saat ini, untuk memperluas kembali RTH, pihaknya fokus membenahi pekuburan. Nantinya difungsikan sebagai RTH Kota. Ada 16 Hektare lahan pemakaman ditargetkan ditanami tahun ini.

“Itu masih terus kita lakukan penanaman, sekarang sudah ada tiga pemakaman yang ditanami dan kita sudah sediakan sebanyak 1000 pohon,” kata Iskandar.

Terpisah, Kabid RTH, DLH Kota Makassar, Bahar Chambolong mengaku penurunan RTH terus terjadi. Di sepanjang 2020 saja telah terjadi penurunan RTH sebesar 0,11% dari 7,59% menjadi 7,48% di 2021.

“RTH itu kan tetap dihitung dari luasan lahan, tetapi memang ada pengurangan karena jalur median di Pettarani itu hilang tidak ada lagi RTH-nya,” tukasnya.

Walau terjadi pengurangan di Jalan Pettarani, pihak Kontraktor yaitu Wika Beton akan melakukan kompensasi penambahan RTH di bawah tol layang. Dan bagian atas berbentuk bak tanaman.

“Jadi nanti ada ratusan bak tanaman yang ditempatkan di sepanjang jalan Pettarani, itu masih sementara dikerjakan,” tandasnya. (*)


BACA JUGA