Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Herfida Attas saat menjelaskan kegiatan Hari Kebudayaan di rapat yang berlangsung di Museum Kota, Jumat (19/03/2021)

ASN Hingga Pelaku Usaha, Diimbau Gunakan Pakaian Adat di Hari Kebudayaan

Jumat, 19 Maret 2021 | 21:19 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Di 1 April nanti, Hari Kebudayaan ke-3 tahun bakal digelar. Seluruh Aparat Sipil Negara (ASN), karyawan perusahaan swasta, termasuk restoran dan cafe, diimbau untuk mengenakan pakaian adat sebagai wujud pelestarian budaya.

“Karena situasi masih pandemi, maka kali ini lebih banyak digelar secara virtual. Tetapi semangat peringatannya, tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Jumat (19/03/2021).

“Yang terpenting seluruh warga yang melakukan aktivitas di luar, diharapkan mengenakan pakaian adat,” sambungnya.

Saat ini seluruh persiapan Hari Kebudaayaan telah digenjot Dinas Kebudayaan. Kemarin, instansi ini telah menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar.

Plt Kadis Kebudayaan, Andi Herfida Attas bertemu dengan Plt Kepala Disdik Makassar, Nielma Palamba. Serta beberapa jajaran pejabat struktural dalam lingkup dinas.

Kabid Penerapan Seni Budaya ini memaparkan, pertunjukan di Hari Kebudayaan lebih banyak ke virtual. Namun tetap melibatkan murid dan para pelaku seni yang ada di Kota Makassar. 

“Meski masih pandemi, kami dari Dinas Kebudayaan tetap menginginkan acara tersebut masih di nikmati masyarakat,” lanjutnya.

“Kami berharap euforia perayaan tahun ini akan sama dengan 2 tahun lalu, intinya pelaku seni dan UMKM akan kembali menggeliat di hari tersebut,” jelas Herfida.

Herfida memaparkan, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan pada 1 April. Diantaranya, dialog virtual tentang kebudayaan Makassar bersama Wali Kota dengan murid SD dan SMP, penulisan artikel tentang Budaya, Cerdas cermat dengan tema kebudayaan. 

Sementara itu, Plt Kepala Disdik Makassar, Nielma sangat mengapreasiasi pelaksanan Hari Kebudayaan. Sebab juga melibatkan SD dan SMP se-Kota Makassar meski melalui virtual. 

“Apalagi adanya lomba cerdas cermat, yang mungkin hampir 1 tahun anak sekolah tidak mengikuti kegiatan tersebut,” katanya.

Ia berharap dengan perayaan Hari Kebudayaan murid se-kota Makassar tetap menjunjung nilai-nilai budaya. Di mana selama ini berlaku di masyarakat.

“Bahkan dengan adanya kasus Covid-19 ini maka Budaya baru pun muncul seperti wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA