Earth Hour mengajak seluruh masyarakat memadamkan listrik hanya selama sejam dalam memperingati Earth Hour yang jatuh pada Sabtu (27/03/2021).

Sabtu Ini, Earth Hour Makassar dan Wali Kota Imbau Masyarakat Padamkan Listrik Sejam

Rabu, 24 Maret 2021 | 13:41 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Earth Hour mengajak seluruh masyarakat memadamkan listrik hanya selama sejam. Hal ini dilakukan untuk memperingati Earth Hour yang jatuh pada Sabtu (27/03/2021).

Begitu juga dengan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Ia pun mengimbau agar masyakarat bisa mematikan listrik secara bersamaan di hari itu. Mulai pukul 20:30 -21:30 WITA.

Tujuannya sebagai bentuk kepedulian pada upaya penurunan emisi karbon dioksida. Di mana ini dapat memicu pemanasan global dan perubahan iklim.

Langkah kecil mematikan lampu dan peralatan listrik selama satu jam ini dinilai mempunyai dampak yang besar bagi lingkungan. Sehingga, masyakarat juga bisa nyaman dalam beraktivitas.

Melalui surat edaran Wali Kota Makassar nomor: 015/15/Him/BU/III/2021, Danny Pomanto menjabarkan beberapa poin, antara lain.

1. Memadamkan lampu dan peralatan elektronik yang tidak terpakai pada seluruh kantor atau instansi dan rumah masing-masing.

2. Khusus camat dan lurah agar mengimbau lapisan masyarakat mulai tingkat RT/RW sampai tingkat kecamatan dan perusahaan swasta di wilayah masing-masing untuk mendukung kegiatan Eart Hour dengan memadamkan lampu dan peralatan elektronik yang tidak terpakai.

3. Memadamkan lampu pada ikon Kota Makassar yakni Monumen Mandala, Anjungan Pantai Losari dan Lapangan Karebosi.

4. Adapun aksi mendukung Earth Hour ini dilaksanakan selama 1 jam pada Sabtu, 27 Maret 2021 pada pukul 20:30 -21:30 Wita.

Sementara, Koordinator Earth Hour Kota Makassar, Dino Kanino mengatakan bahwa aksi pemadaman lampu selama 1 jam merupakan aksi tahunan. Ia menyerukan pentingnya menjaga lingkungan dengan membangun kesadaran bersama.

Hal itu, kata dia, bisa dimulai dengan hal kecil. Misalnya saja memadamkan lampu secara serentak.

Pemadaman lampu tersebut dinilai mampu memperpanjang usia bumi. Kemudian mengurangi laju pemanasan global.

“Saat ini es Kutub Utara sekitar 60 persen sudah mencair, kita butuh satu aksi bersama untuk menghentikan itu. Itu bisa dimulai dengan mematikan lampu,” kata Dino, Selasa (23/03/2021).

Aksi pemadaman lampu tersebut diharapkan membentuk kesadaran masyarakat. Mereka bisa bijak dalam menggunakan energi listrik.

Pada tahun ini, komunitas Eart Hour mengangkat tema Unity In Biodivesity. Juga bisa diartikan sebagai Pattasaki’ Na Gamarakki dalam bahasa Makassar. (*)


BACA JUGA