Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto saat memberikan sambutan dalam Musrenbang Kota di Pinisi Ballroom Hotel Claro, Senin (29/03/2021).

Pasca Bom Gereja Katedral, Danny Ingin Perbanyak CCTV di Rumah Ibadah

Senin, 29 Maret 2021 | 20:08 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan akan memperbanyak kamera pengintai atau closed-circuit television (CCTV). Pemasangan dilakukan di berbagai titik.

“Kamera dengan resolusi tinggi akan lebih masif di pasang di rumah-rumah ibadah, sudut-sudut Kota Makassar, sekolah dan tempat-tempat umum,” kata Danny, Senin (29/03/2021).

Diungkapkan Danny, CCTV sangat berguna untuk mencari jejak pelaku kejahatan di Kota Makassar. Terlebih, jika mengacu pada kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

“Tidak cukup 24 jam, berkat bantuan CCTV pelaku sudah diidentifikasi,” ucap Danny.

Danny mengatakan jenis CCTV yang dipasang di gedung perkantoran dan ruang publik Makassar harus bagus. Mampu mendeteksi wajah manusia secara jelas.

Pasalnya, ujar Danny, gambar yang berkualitas bisa menjadi data penunjang bagi kepolisian jika ada tindak kriminal. Apalagi, dengan adanya e-KTP, data tiap orang tentu tercatat.

‘Lihat korban bunuh diri di Surabaya beberapa waktu lalu, berapa lama diungkap? Kita tidak cukup 24 jam,” ungkap Danny.

Saat ini, sebanyak 175 unit kamera pengintai CCTV yang terpasang untuk memantau situasi Makassar. Hanya saja 10 persen di antaranya tak berfungsi dengan baik. (*)


BACA JUGA