Kemiskinan di Makassar, Statistik Kemiskinan, Pengemis di Makassar

Progres Liposos Makassar Stagnan, Anjal dan Gepeng Terus Berkeliaran

Jumat, 09 Juli 2021 | 18:12 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Di tengah pandemi Covid-19, anak jalanan (Anjal) dan gelandangan pengemis (Gepeng) terus menjamur di Makassar. Mereka dapat dijumpai di beberapa ruas di jalan. Salah satunya di Jalan Veteran Utara.

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar berupaya menekan angka anjal dan gepeng. Pihaknya pun berencana untuk membangun Lingkungan Pondok Sosial (Liposos).

Wacana ini dikemukakan sejak tahun 2019 lalu. Berlanjut di tahun 2020, Dinsos telah mengumumkan proyek tersebut bakal dibangun pada tahun 2021.

Kabar terbaru, Dinsos menemui kendala. Usai dikabarkan tak masuk pada penganggaran tahun 2021, proyek ini juga terkendala di lahan.

Demikian disampaikan Plt Kepala Dinsos Kota Makassar, Asvira Anwar Kuba. Ia menyebut bahwa lokasi semula di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya bisa saja berubah.

“Ada yang tidak connect disitu. Begini kalau kita mau bikin Liposos itu dengan kapasitas 100 sementara banyak yang belum terakomodir,” sebutnya, Jumat (09/07/2021).

“Jadi percuma cepat ki kandas. Jadi harus terintegrasi karena itu ada juga ODGJ (Orang dalam Gangguan Jiwa),” sambung Asvira.

Sejauh ini, pihaknya terus mencari lahan alternatif untuk dibangun Liposos. Ia pun menyadari pembangunannya mendesak mengingat anjal dan gepeng masih terus berkeliaran.

“Kalau ada itu bisa bersih, bayangkan selama ini kita taruh di kantor sebentar baru sebentar pulang mi. Selesai mi perencanaannya. Mudah-mudahan tahun ini bisa,” tukas Asvira.(*)


BACA JUGA