Penyaluran TJSL di Sulbar/Ist

Triwulan I 2021, Penyerapan TJSL untuk Pembangunan Lingkungan & Sosial

Rabu, 14 Juli 2021 | 13:53 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) pada triwulan I-2021 telah menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Diberikan untuk membantu masyarakat di beberapa wilayah di Kawasan Timur Indonesia (KTI) khususnya pilar pembangunan lingkungan dan sosial.

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo IV, Dwi Rahmad Toto mengatakan, hingga akhir tahun nanti pihaknya akan terus melakukan penyaluran anggaran TJSL. Sebagaimana dengan 4 pilar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

“Yakni pilar pembangunan ekonomi, pilar pembangunan sosial, pilar pembangunan lingkungan dan pilar pembangunan hukum dan tata kelola,” kata Toto.

Menurutnya, masing-masing pilar akan mendapatkan penyaluran dana TJSL. Itu sesuai dengan kebutuhannya.

Pada pilar lingkungan dan sosial lanjut dia, ada yang disalurkan untuk sektor bencana alam dan non bencana alam yang disebabkan oleh wabah, pelestarian alam, sarana ibadah dan pendidikan. Sedangkan di pilar sosial, ekonomi dan hukum, penyaluran dana TJSL juga diperuntukkan bagi sektor kesehatan, pembangunan sarana dan prasarana umum, serta pengentasan kemiskinan.

Toto merinci, anggaran TJSL yang sudah tersalurkan di triwulan I-2021 yaitu untuk membantu masyarakat di wilayah Sulawesi Barat. Di mana yang terkena musibah bencana gempa bumi di Mamuju dan Majene lalu.

Kemudian juga penyaluran bantuan kepada korban bencana alam di Maluku Utara, dan bantuan untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Manado, Sulawesi Utara. “Selanjutnya juga bantuan kepada Yayasan Terumbu Karang, serta bantuan asuransi BPJS Ketenagakerjaan untuk para nelayan di sekitar Makassar New Port (MNP),” tukasnya.

Ia menyebutkan, secara total hingga akhir 2021 nanti Perseroan menargetkan penyaluran bantuan sebesar Rp10,48 miliar. Gunanya membantu perputaran ekonomi masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih belum ada kepastian kapan akan berakhir. (*)

Tags:

BACA JUGA