Pelindo IV saat melakukan aktivitas bongkar muat.

Meski PPKM Level 4, Pelindo IV Tetap Beroperasi Secara Optimal

Sabtu, 07 Agustus 2021 | 00:45 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM –- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang kembali diperpanjang mulai 3 sampai 9 Agustus 2021 di Makassar. Meski begitu, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) memastikan kegiatan operasional tetap berjalan optimal dengan memerhatikan protokol kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, Pelindo IV menjalankan 75% WFH bagi pegawai kantor dan bagi pelaksana operasional di lapangan dilakukan pengaturan. Hal itu dilakukan agar operasional tetap berjalan dengan baik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti menggunakan masker dan selalu menjaga jarak.

Sebagai pengelola sektor logistik khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang menyediakan pelayanan di pelabuhan yang beroperasi selama 24 jam, Pelindo IV tetap menjalankan kegiatannya. Dengan pemberlakuan kebijakan tersebut, Perseroan menjamin seluruh lingkungan kerja baik di kantor pusat, cabang pelabuhan, dan anak perusahaan akan tetap beroperasi sesuai peraturan.

Senior Manajer Operasi Pelayanan Terminal PT Pelindo IV, Yushida M. Palesang mengatakan, selama PPKM diterapkan, kegiatan operasional di semua pelabuhan kelolaan tetap berjalan seperti biasa. Tak ada penurunan aktivitas.

“Dan selama PPKM ini, tidak terdapat penurunan trafik kegiatan bongkar muat jika dibandingkan dengan posisi yang sama di tahun lalu,” kata Yushida.

Pihaknya selalu berupaya untuk tetap menjaga kestabilan kegiatan operasional. Terutama kegiatan bongkar muat kebutuhan pokok.

Di Terminal Petikemas Makassar (TPM), sebagai pelabuhan tersibuk yang dikelola Pelindo IV. GM Pelindo IV Cabang TPM, Dameanto Pangaribuan pun mengungkapkan bahwa dibandingkan periode yang sama tahun lalu, throughput atau tingkat produksi peti kemas tetap bertumbuh.

Menurutnya, selama PPKM Level 4 diterapkan oleh Pemkot Makassar, seluruh kegiatan operasional di TPM tetap berjalan normal. “Kami tetap melayani kegiatan bongkar muat seperti biasanya. Tidak ada kendala dengan penerapan PPKM.”

“Trafik peti kemas di TPM dari Januari hingga Juli tahun ini throughputnya mencapai 287.664 TEUs. Jumlah itu meningkat 0,027% dibandingkan dengan posisi yang sama di tahun lalu yang sebesar 280.063 TEUs,” sebut Dameanto.

Ia menuturkan, pihaknya dan Cabang Makassar juga akan bekerja sama melakukan optimalisasi lapangan CCDC atau Cargo Consolidation and Distribution Center milik Cabang Makassar. Itu untuk pelayanan satu paket (TPM dan Cabang Makassar) dalam memberikan kemudahaan pelayanan.

“Diharapkan kerja sama ini dapat direalisasikan paling lambat awal September tahun ini, sehingga Container Yard (CY) di Cabang Makassar dapat dioptimalkan untuk mendukung pelayanan petikemas di Terminal Petikemas Makassar,” tandasnya.(*)


BACA JUGA