SMA Islam Athirah 1 Makassar menggelar sosialisasi PTM terbatas, Jumat (08/10/2021)/Ist

SMA Islam Athirah 1 Makassar Buka PTM Terbatas Besok

Minggu, 10 Oktober 2021 | 21:06 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – SMA Islam Athirah 1 Makassar tengah mensosialisasikan persiapan penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Kegiatan itu rencananya bakal dimulai, Senin (11/10/2021) besok.

Para perwakilan siswa mulai dari kelas X hingga XII diminta datang ke sekolah untuk melihat secara langsung rencana pembelajaran tatap muka serta aturan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar.

Sekolah pun memastikan penerapan protokol kesehatan saat pembelajar dilakukan. Siswa juga yang akan mengikut pembelajaran tatap muka juga telah mendapatkan vaksin covid-19 serta mendapatkan izin dari pihak orang tua.

Ketua Satgas Covid-19 SMA Islam Athirah 1 Makassar, Muhammad Makhrus menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan di dalam kelas. Pertama, mencuci tangan dengan air atau hand sanitizer di depan pintu lalu masuk. Selain itu, wajib memakai masker saat berada di kelas dan lingkungan sekolah.

“Tidak berkerumun dalam atau mengobrol dalam jarak dekat, cukup dari kursinya saja,” kata Muhammad Makhrus, Jumat (08/10/2021).

Ia mengatakan para siswa akan duduk sesuai dengan nomor absen yang tertera di meja dan tak diperkenankan berpindah dan menggeser kursi. Jaga jarak minimal 1 meter dengan lawan bicara.

“Saat pembelajaran selesai, sebelum keluar kelas peserta didik merapikan meja dan kursi dan membuang sampah pada tempatnya,” paparnya.

Begitu pun SOP protokol kesehatan saat berada di luar kelas. Muhammad Makhrus mengatakan siswa tetap harus memakai masker.

“Langsung pulang ke rumah dan tidak mampir ke tempat-tempat keramaian,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Kurikulum dan SDM SMA Islam Athirah 1 Makassar B.J. Gunawan mengatakan jumlah siswa di SMA Islam Athirah 1 Makassar sebanyak 359 orang. Mereka kemudian dibagi dua kelompok.

“1 kelas dibagi 2 kelompok. Jumlah PTM 180 orang, jumlah peserta didik Belajar Dari Rumah per hari 179 orang,” kata Gunawan.

Gunawan menyebut ada 3 pelajaran per hari dan waktu belajar hanya 5 hari dalam 1 minggu. Pembelajaran menggunakan sistem shifting, atau saling bergantian.

“Jadi berganti-gantian masuk sekolah. Metode hybrid learning,” tandasnya. (*)


BACA JUGA