Karena PDAM, Satpol PP Makassar Bongkar Lapak PKL di Abdesir

Jumat, 11 Februari 2022 | 20:32 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Satpol PP Kota Makassar membongkar puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL). Tepatnya di sepanjang Jalan Abdullah Daeng Sirua (Abdesir), Jumat (11/02/2022).

Penertiban menyasar beberapa kecamatan. Diantaranya, Panakkukang, Manggala dan Tallo.

pt-vale-indonesia

Kepala Satpol PP Makassar, Iqbal Asnan mengatakan, ada 32 lapak yang ditertibkan. Rinciannya, 18 lapak di Kecamatan Panakkukang dan 14 lapak di Manggala.

Sebanyak 130 personel dikerahkan untuk mengawal proses penertiban ini. Ke depan, pihak kecamatan diminta lebih intens lagi dalam mengawasi area-area tersebut.

“Total keseluruhan lapak PK5 yang ditertibkan berjumlah 32 lapak,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Satpol PP Makassar, Arya Purnabawa mengatakan, hal itu dilakukan berdasarkan permintaan dari Perumda Air Minum (PDAM). Prosesnya, dilakukan secara bertahap.

“Lapak ada di kecamatan Panakkukang. Ini baru tahap pertama. Tahap kedua kami akan melakukan penertiban hari Selasa,” jelasnya.

Sebelum penertiban lanjutan, akan dilakukan sosialisasi kepada PKL bersangkutan. Diketahui, tempat berdagang para PKL tersebut berada di area sumber air baku PDAM.

Untuk memastikan air bersih masyarakat aman dari gangguan, maka perlu untuk mensterilkan wilayah tersebut.”Insya Allah kita lakukan ini dengan baik. Bersama-sama semua pihak. Memastikan air kita itu aman. Tidak boleh menjadi pembuangan sampah dan lain-lain,” jelasnya.

Terpantau, penertiban berjalan lancar dan tanpa perlawanan pedagangan. Namun, masih ada yang berani berjualan di wilayah tersebut. Padahal di sepanjang jalan tersebut, PDAM telah memasang spanduk larangan berjualan.(*)


BACA JUGA