Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat mengikuti lomba masak nasi goreng dalam rangkanmemeriahkan HUT Kemerdekaan ke-77 Tahun Republik Indonesia. Berlangsung di Halaman Parkir Belakang Kantor Bupati Gowa, Senin (15/08/2022)/Ist

Bupati dan Wabup Gowa Antusias Ikut Lomba Masak Nasi Goreng

Selasa, 16 Agustus 2022 | 23:23 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Endra Sahar - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Bupati dan Wakil Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Abd. Rauf Malaganni antusias mengikuti lomba membuat nasi goreng. Dirinya menjadi peserta Lomba Memasak Nasi Goreng antar SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-77 Tahun Republik Indonesia (RI).

Kegiatan yang digelar Pemkab Gowa melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) berlangsung di Halaman Parkir Belakang Kantor Bupati Gowa, Senin (15/08/2022).

pt-vale-indonesia

Tak hanya Bupati dan Wabup Gowa, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina dan seluruh kepala SKPD ikut meramaikan perlombaan tersebut.

Adnan mengatakan, kegiatan ini tiada lain dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-77 Tahun setelah dua tahun pemerintah daerah tidak melaksanakan kegiatan karena adanya pandemi Covid-19. Sehingga dalam momen ini ada berbagai kegiatan yang berhasil digelar, salah satunya adalah dengan lomba memasak.

“Kalau kemarin seluruh camat sudah melaksanakan kegiatan lomba masak, hari ini para pimpinan SKPD yang akan menjadi peserta lomba masak bersama dengan sekretarisnya,” katanya.

Lebih lanjut Adnan mengatakan lomba memasak nasi goreng ini bukan untuk mencari siapa yang paling enak. Tetapi ini hanya untuk memeriahkan HUT RI sekaligus untuk mempererat hubungan antara kepala dinas dan sekretarisnya.

“Ajang ini bukan untuk mencari siapa yang masakannya paling enak, tetapi disini kita menilai bagaimana Kepala SKPD dan Sekretarisnya bisa bekerjasama sehingga bisa kompak dalam menjalankan tugas, makanya diwajibkan untuk ikut,” ujar orang nomor satu di Gowa ini.

Diakhir sambutannya, Adnan mengingatkan kepada para staf dan penonton untuk tidak ikut membantu peserta lomba masak.

“Tolong penonton atau para staf kepala dinas jangan menjadi juru masak. Biarkan para peserta mengolah masakannya sendiri. Jika ada yang kedapatan membantu langsung, Tim penilai langsung diskualifikasi saja dan denda pesertanya. Saya tetapkan dendanya sebesar 1 juta, hasil dari dendanya akan dipakai makan bersama,” kata Adnan.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kawaida Alham dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan lomba memasak ini diikuti oleh 56 peserta termasuk Bupati Gowa, Wakil Bupati Gowa, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa.

“Lomba memasak ini dalam satu tim terdiri dari dua orang yakni kepala Dinas dan Sekretarisnya yang dinilai langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan dan Para Guru SMKN 2 Sungguminasa Jurusan Tata Boga,” katanya.

Adapun pemenang dalam lomba memasak nasi goreng ini yakni Juara 1 diraih Wakil Bupati Gowa, Juara 2 diraih Bupati Gowa, Juara 3 diraih Disnakertrans.

Untuk Juara Harapan 1 diraih Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa. Juara Harapan 2 diraih RSUD Syekh Yusuf dan Juara Harapan 3 diraih oleh Bappeda.

Sementara untuk kategori The best Tim Work diraih oleh Dinas Sosial. Tim dengan yel-yel terbaik diraih Dinas Perikanan dan Kostum Terbaik/ The best Kostum diraih oleh Dinas PMD.(*)


BACA JUGA