Kapolres Maros, AKBP Awaludin Amin

Sepekan Lebih Penyelidikan Mafia BBM Bersubsidi Belum Ada Hasil, Ini Kata Kapolres Maros

Senin, 12 September 2022 | 17:13 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM — Sejak 29 Agustus 2022 lalu, gelombang unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus berlangsung hingga pekan kemarin.

Khusus di Kabupaten Maros, mahasiswa tidak hanya menolak kebijakan yang dianggap mencekik masyarakat menengah kebawah itu. Akan tetapi, isu dugaan perdagangan ilegal BBM yang dilakukan mafia juga ikut disuarakan.

pt-vale-indonesia

Kapolres Maros, AKBP Awaludin Amin kala menemui mahasiswa peserta unjuk rasa diruang paripurna DPRD Kabupaten Maros, berjanji akan mengusut tuntas persoalan tersebut. Bahkan dirinya, mengaku akan mengambil resiko besar jika nantinya harus berbenturan dengan oknum tertentu.

“Kami pasti tindak lanjuti,” kata Awal, Senin (29/08/2022) lalu.

Pada 1 September 2022, saat di tanya reporter GOSULSEL.COM, perihal perkembangan pengungkapan isu tersebut, AKBP Awaludin Amin mengatakan dalam pengungkapan isu tersebut, pihaknya akan berupaya seoptimal mungkin. Terlebih lagi, hal ini merupakan harapan semua warga.

“Insya Allah kami berupaya optimal. Ini harapan semua warga, makanya di internal sudah saya ingatkan dengan keras jangan sampai ada yang terlibat. Sambil kita lidik dan dalami informasi yang ada,” katanya saat dihubungi via Whatsapp.

Sepekan lebih pasca Kapolres Maros berjanji. Namun, sangat disayangkan karena sampai detik ini belum juga ada titik terang. Padahal beberapa tangkapan kamera menunjukkan keberadaan yang diduga mafia BBM bersubsidi khususnya jenis solar.

Dimedia sosial, netizen ikut menyoroti hal tersebut. Seperti yang ditulis salah satu pengguna facebook “kira-kira, polres Maros berani mengusut tuntas soal mafia bbm di Maros?”.

Tulisan itu kemudian ditanggapi sejumlah pengguna facebook lainnya.

Diketahui, perkembangan penyelidikan isu dugaan mafia BBM ini masih ditunggu masyarakat Maros khususnya kalangan mahasiswa.(*)


BACA JUGA