Belum Ungkap Dugaan Mafia BBM, Aktivis Tantang Polres Maros Cek CCTV

Senin, 07 November 2022 | 08:37 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM – Aktivis Mahasiswa asal Kabupaten Maros meminta pihak Polres Maros untuk memeriksa CCTV SPBU yang diduga telah melakukan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar ke mobil yang tangki penampungnya telah dimodifikasi.

Hal ini disampaikan oleh aktivis mahasiswa Maros, Mia menanggapi viralnya video penggerebekan SPBU Kasuarrang dengan identitas 74.90510. Dimana sebelumnya Satreskrim Polres Maros beberapa waktu lalu mengaku sama sekali belum mendapatkan informasi terkait adanya peristiwa dugaan penimbunan jenis solar yang dilakukan mafia di wilayah hukum Polres Maros.

Mia mengatakan, mafia dikonotasikan sebagai persengkongkolan besar, masif, dan terstruktur yang melibatkan banyak pihak, yang dimana diduga menjadi hal yang menyulitkan pengungkapan kasus ini.

“Memang permainan besar,” ujar Mia kepada Gosulsel.Com, Sabtu (05/11/2022).

Ditegaskan Mia, pengakuan pihak Polres Maros yang belum mendapatkan informasi bisa menjadi penilaian lemahnya penegakan hukum di wilayah Maros. Dia menegaskan bahwa kasus penggerebekan yang dikuatkan melalui video dokumenter mestinya sudah diungkap. Apalagi, kata dia, polisi memiliki banyak element untuk mendapatkan informasi dugaan mafia yang menimbun solar bersubsidi itu.

“Omong kosong apalagi ini? Maksud saya, polisi punya elemen seperti Tipidter, intel, dan elemen lainnya. Cuman pertanyaannya apakah polisi mau? Apakah mereka berani? Ini seperti sedang mengulur waktu, agar dilupakan masyarakat,” ucap Mia tegas.

Dia menantang pihak Polres Maros jika ingin serius melakukan bersih-bersih mafia BBM. Dia meminta Polres Maros untuk memeriksa SPBU yang diduga telah melakukan transaksi pejualan BBM bersubsidi secara ilegal. Dengan cara begitu, kata dia, kasus ini sangat mudah untuk diungkap.

“Aktivitas jelas terekam CCTV setiap SPBU, periksa semua operator yang melayani pembelian BBM. Karena pasti ada kerjasama dan kesepakatan,” tambahnya.

Seperti diketahui bahwa beberapa pekan lalu sebuah video pendek viral. Diduga mafia kedapatan oleh warga tengah melakukan pengisian solar kepada mobil yang memiliki tangki penampung modifikasi di SPBU dengan identitas 74.90510.

Satreskrim Polres Maros IPTU Slamet yang sebelumnya dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah aktif melakukan patroli.”

Kami belum dapat infonya sampai sekarang. Kami melakukan mobile, terkadang ada jeda,” katanya.

Sebelumnya tim Gosulsel.Com juga telah berusaha melakukan konfirmasi ke pihak SPBU Kasuarrang, namun salah satu operator mengatakan pihak manager sedang tidak berada ditempat. Begitu juga dengan Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali, memilih bungkam saat dimintai keterangan lewat selular.(*)

Tags:

BACA JUGA