BKKBN Sulsel Dorong Peningkatan Capaian Target Program Bangga Kencana di Gowa

Jumat, 05 Mei 2023 | 19:24 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Guna meningkatkan capaian target Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gowa melaksanakan Rapat Monitoring dan Evaluasi Pengendalian Lapangan bersama Penyuluh KB. Bertempat di Aula Kantor DPPKB Gowa, Kamis (04/05/2023).

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Ritamariani, Jajaran DPPKB Gowa dan Penyuluh KB dari 18 kecamatan.

Kepala DPPKB Gowa, Sofyan Daud mengatakan kegiatan ini menjadi rutinitas di awal bulan untuk membahas dan mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan Program Bangga Kencana dan PPS. Sekaligus menggali informasi hambatan yang dihadapi dilapangan.

Sofyan Daud memberikan arahan agar kepada seluruh Penyuluh KB yang memiliki capaian rendah melakukan perbaikan pada laporan berikutnya.

Terkait upaya Percepatan Penurunan Stunting (PPS), Sofyan Daud mengatakan telah mengembangkan Program Gassing Nganre atau Gerakan Atasi Stunting dengan Telur dan Daun Kelor.

“Mengatasi stunting tidak hanya cukup dibicarakan dan prihatin semata, dibutuhkan kerja nyata, karena stunting penyebab utamanya kekurangan gizi kronis di 1000 hari pertama kehidupan, maka dengan program Gassing Nganre kita akan mendorong kebutuhan gizi yang berimbang dapat dipenuhi lewat konsumsi telur dan daun kelor,” ujar Sofyan.

Sementara itu, Kepala BKKBN Sulsel, Andi Rita dalam paparan hasil evaluasi capaian Program Bangga Kencana Kabupaten Gowa mengatakan untuk mengejar target Penyuluh KB harus mengembangkan inovasi dalam bekerja dengan memetakan seluruh sasaran serta target kinerja yang diberikan.

Andi Rita menegaskan agar semua laporan capaian pelaksanaan kegiatan dapat terinput tepat waktu pada sistem aplikasi New Siga untuk mewujudkan data rutin Program Bangga Kencana yang berkualitas dan akuntabel.

“Dimana diketahui bersama Kabupaten Gowa adalah salah satu kabupaten yang aktif dalam melakukan pelayanan, jangan sampai penyuluh dan kader yang sudah bekerja dilapangan tetapi karena hasilnya tidak di entry pada sistem dianggap tidak bekerja,” ungkap Andi Rita.

Lebih lanjut, Andi Rita mengatakan melalui New Siga, data rutin Program Bangga Kencana yang meliputi data hasil pelayanan KB, pengendalian lapangan serta data hasil pendataan keluarga dan pemutakhirannya dapat diintegrasikan dalam satu sistem menuju satu data, yang dalam pelaksanaannya harus bersinergi dengan Sistem informasi Kependudukan.

“Setiap penyuluh harus lebih meningkatkan kinerjanya, terlihat dari beberapa laporan beberapa capaian dibawah provinsi, kedepan kinerjanya supaya lebih optimal,” harap Andi Rita.

Andi Rita juga berharap makanisme operasional di Balai Penyuluh KB rutin dilaksanakan melalui staf meeting untuk mengevaluasi setiap kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun rencana harian, mingguan dan bulanan.

Andi Rita mengatakan capaian target dan sasaran program Bangga Kencana sangat tergantung pada sejauhmana kinerja Penyuluh KB di lapangan sebagai ujung tombak, sedangkan OPD KB berperan mendukung pelaksanaannya.

Salah satu strategi dalam mendorong capaian program, sebut Andi Rita yaitu dengan pemberlakuan Reward and Punishment bagi Kabupaten dengan capaian rendah, yaitu dengan melakukan penundaan pembayaran tunjangan kinerja Penyuluh KB. Hal ini dapat mendorong motivasi pegawai untuk bekerja baik lagi.

Selain program Bangga Kencana sebut Andi Rita, BKKBN memiliki tugas baru yaitu sebagai Koordinator Percepatan Penurunan Stunting dimana pada tahun 2024 ditarget angka Prevalensi Stunting turun menjadi 14 persen.

“BKKBN memiliki kontribusi yang besar terhadap upaya penurunan stunting, yaitu melalui pencegahan 4 terlalu dan program KB khususnya KB Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran serta kelompok kegiatan seperti BKR, BKB dan Forum Genre, Saya harapakan Penyuluh KB mengoptimalkan ini,” ujar Andi Rita.

Andi Rita berharap dalam pertemuan kesepakatan dan rencana tindak lanjut bersama yang akan dilakukan kedepan untuk mengenjot capaian program Bangga Kencana dan PPS.

Selain pemaparan capaian dan dialog, sejumlah Penyuluh KB diberikan kesempatan untuk menyampaikan praktek baik yang dilakukan di wilayah kerjanya masing-masing. Harapannya ini menjadi motivasi dan pembelajaran kepada penyuluh lain untuk dapat dikembangkan diwilayah kerja masing-masing.(*)


BACA JUGA