logo ppp
Ilustrasi

DPC PPP Kembali Kepengurusan Muscab di Hotel Marannu

Jumat, 08 Januari 2016 | 15:44 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Seilessy - GoSulsel.com

Makassar,GoSulsel.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar akan mengembalikan kepengurusan resmi, pada Muscab yang diselenggarakan di Hotel Maranu 2010 lalu dengan diketuai oleh Burhanuddin Basso Tika dengan sekertaris Arifuddin Lewa.

Pengakuan kepengurusan Muscab ini, berdasarkan keputusan Islah Kemenkum Ham dengan mengakui Muktamar 7 Bandung yang diketuai oleh Surya Darma Ali.” Sudah ada Putusan Kemenkum Ham jadi saya harap tidak ada lagi yang mau berkubu-kubu, kalau ada yang coba buat kubu saya akan lapor polisi,” tegas Ketua DPC PPP Makassar, Burhanuddin Basso Tika (BBT), saat konfrensi Pers di ruang fraksi PPP di Gedung DPRD Makassar, Jumat (08/01/2016).

Dengan adanya keputusan islah tersebut kata dia semua kepengurusan akan dikembalikan sejak semula sebelum terjadinya perpecahan dualisme kepemimpinan di DPP.” Saya sangat bersyukur karena sudah tidak ada lagi kubu-kubu, jadi saya harap semua kader mari kembali menjadi satu kepengurusan yang sejak semula,” harapnya.

Dengan kembalinya kepengurusan awal menurutnya, maka ketua DPW Sulsel akan kembali kepada Amir Uskara dengan sekertaris Muhammad Aras.” Kalau DPP akan kembali kepengurusan awal dengan ketua Surya Darma Ali, dan pastinya ketua DPW akan kembali ke Amir Uskara dengan sekertaris Muhammad Aras,” katanya.



BBT juga akan memberikan Surat Peringatan Pertama (SP 1) terkait dengan 4 kader yang merupakan legislator Makassar fraksi PPP yakni Fasruddin Rusli, Sampara Sarif, Azis Namu, dan Abdul Wahid ¬†yang telah mengikuti konsolidasi pengakuan PAW.” Kalau sudah perintah partai saya langsung eksekusi,” terangnya.(*)


BACA JUGA