Ketika Mas Gagah Pergi, Film Indonesia, Arum Spink, Pesantren Gombara,
Arum Spink Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPW Partai NasDem Sulsel
#

Arum Spink Boyong Alumni Gombara Nonton “Ketika Mas Gagah Pergi”

Jumat, 29 Januari 2016 | 21:30 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Citizen Reporter

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Arum Spink, memboyong keluarga dan rekan yang merupakan alumni Pesantren Gombara untuk menyaksikan film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP), Jumat (29/01/2016). Film ini cukup hangat diperbincangkan, baik di media sosial maupun di masyarakat umum.

Pipink sapaan akrab Arum Spink, mengatakan, bahwa ia sengaja mengajak keluarga dan rekan-rekannya untuk menonton film itu. Selain sebagai ajang silaturahmi, sekaligus mengapresiasi karya Firmansyah yang juga salah seorang alumni Pesantren Gombara, sebagai produser pada film itu.

“Sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) Gombara, Saya sengaja mengajak keluarga dan teman-teman alumni untuk menonton Ketika Mas Gagah Pergi. Ini adalah bentuk apresiasi dan penghargaan dari kami karena produser film ini teman angkatan kami dulu di Gombara,” terang pria yang juga hobi menulis ini.

Film KMGP ini bercerita tentang perubahan yang terjadi secara drastis pada diri Mas Gagah selaku pemeran utama. Awalnya, pergaulannya sangat dekat dengan kemewahan dunia dan tiba-tiba jadi ustadz, setelah Mas Gagah berkunjung ke Ternate selama 2 bulan dan kembali ke Jakarta bertemu dengan ibu dan adiknya Gita. Di situlah adik satu-satunya itu merasa ada keanehan yang terjadi pada Mas Gagah yang sulit ia terima.



“Usai melihat film tadi, pesan yang saya tangkap adalah untuk mengajak seseorang berubah ke arah yang lebih baik butuh pendekatan yang tepat. Karena kapan pendekatannya tidak tepat, justru akan menjadi antipati bukan simpati,” jelas politisi Partai Nasdem ini usai menyaksikan film KMGP.

Halaman 2

Sementara itu, Sulfiana yang juga alumni Gombara, menuturkan, bahwa ia merasa senang bisa diajak oleh Ketua IKA Pesantren Gombara.

“Banyak hal yang bisa kita petik dari film tadi. Salah satunya tentang kesabaran,” ujarnya sembari tersenyum.(*)


BACA JUGA