BPJS Kesehatan

FIK Ornop Sulsel Anggap Kenaikan Tarif BPJS Tak Sebanding dengan Pelayanan

Senin, 14 Maret 2016 | 20:54 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Direktur FIK Ornop Sulawesi Selatan, Muhamad Asram Jaya meminta BPJS memaksimalkan pelayanan kepada pasien. Musababnya, selama ini berbagai macam keluhan dari warga pengguna BPJS, sebagian besar mengeluh atas pelayanan kesehatan.

“Misalnya untuk layanan kelas 3, seringkali masyarakat pengguna BPJS mendapat jawaban, kamar untuk kelas 3 Full, tidak ada yang kosong. Jika seperti ini pasti akan tidak terlayani dengan maksimal,” ucap Asram.

Belum lagi pengurusan adimistrasi BPJS di kantor BPJS, melayani sampai ratusan orang dengan loket layanan yang terbuka hanya 2 loket, masyarakat antri sampai seharian penuh, sementara layanan kesehatan sangat mendesak untuk dilakukan.

“Dari kontek pelayanan yang tidak maksimal, sangat tidak wajar kenaikan tarif tersebut. Apatah lagi kesehatan merupakan hak dasar warga untuk dipenuhi oleh negara dan menjadi tanggungjawab negara untuk melayani, menyediakan dan diberikan ke warga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Regional IX BPJS Kesehatan Makassar, Dwi Martiningsih membenarkan kenaikan iuran tersebut. Dia merinci untuk peserta pekerja bukan penerima upah dan Peserta bukan pekerja, mengalami kenaikan berdasarkan kelasnya dan berlaku sejak bulan April.

Halaman:

BACA JUGA