Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.
#

Sampoerna Foundation Apresiasi Komitmen Pendidikan Gowa

Rabu, 23 Maret 2016 | 16:10 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Citizen Reporter

Program Fastrack Putra Sampoerna Foundation sendiri yakni program pendidikan selama lima tahun yang keluarannya akan langsung bergelar sarjana tekhnik atau insinyur. Adnan pun berharap putra dan putri terbaik Gowa yang mengikuti program ini bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap yang ikut di fastrack ini membawa nama Gowa. Kalau selesai, tidak apa-apa bekerja di luar, program kami memang tidak harus balik ke Kabupaten Gowa. Kami hanya berharap mereka tidak lupa daerahnya,” ungkapnya.

pt-vale-indonesia

Jika pihak Sampoerna Foundation hanya meminta 10 orang utusan Gowa, Adnan malah menantang Sampoerna untuk memberikan kuota yang lebih banyak untuk Gowa. “Saya malah menantang Sampoerna tak hanya sepuluh orang. Pokoknya soal investasi pendidikan, kami tidak tawar menawar,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Funraising Putra Sampoerna Foundation, Ari Kunwidodo, mengungkapkan kebutuhan insinyur di Indonesia semakin banyak. Sayangnya, hal itu tidak ditopang dengan ketersediaan lulusan teknik. “Indonesia membutuhkan 175 ribu insinyur tapi hanya mampu mencetak 42 ribu,” ujarnya.

Hal ini, kata dia, menjadi salah satu faktor hadirnya program Fastrack. “Proyeksi 2020 tentang tenaga kerja di Indonesia, jika tidak melakukan terobosan maka akan ada masalah,” jelasnya. Pihak Sampoerna sendiri menjalankan program ini bekerjasama dengan Lone Star College dan Lousiana State Univeraity (LSU) Collee of Engginering.

Halaman:

BACA JUGA