Perwira Bermasalah Ikut Dimutasi Polda Sulsel

Minggu, 14 Agustus 2016 | 16:40 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com- Proses pemindahtugasan (mutasi) dalam bentuk pemberhentian dan pengangkatan pejabat baru untuk para perwira pertama dan menengah di jajaran kepolisian daerah (Polda) Sulsel kemabli dilakukan. Sebanyak 275 perwira tercantum namanya dalam surat telegram bernomor ST/1598/VIII/2016 tanggal 13 Agustus.

Yang menarik dalam surat yang ditandatangani Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Charlyan beberapa perwira yang memiliki masalah ikut dimutasi. Sebut saja, Kasat Sabhara Polrestabes Makassar, AKBP Hardeny yang anggotanya melakukan penyerangan ke Balaikota Makassar.

Kasatlantas Polres Barru, Andi Mappisona yang juga beberapa anggotanya ditangkap karena diduga melakukan pungutan liar. Serta Kepala Satuan Narkoba Polres Bulukumba, AKP Ramli Bannu yang beberapa waktu lalu melepas enam tahanan narkoba.

Meski mengakui proses mutasi ini sebagai bentuk penyegaran, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Anton Charlyan membenarkan ada beberapa yang didemosi sebagai bentuk panishment atau hukuman. Menurutnya proses mutasi merupakan hal yang biasa di tubuh kepolisian.



“Ada yang mendapat promosi karena berprestasi dengan jabatan yang lebih baik, ada yang sebagian yang demosi. Kalau jabatan barunyanya kurang bagus itu demosi, silahkan lihat jabatannya yang kurang operasional itu bentuk panishmen kita,” jelasnya, saat ditemui di SPN Batua, Minggu, 14 Agustus.

Halaman:

BACA JUGA