Ekspor Turun, Nikel Masih Komoditi Ekspor Terbesar di Sulsel

Senin, 15 Agustus 2016 | 19:14 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Juli 2016 masih dinominasi oleh hasil tambang nikel, yaitu sebesar USD45,27 juta atau 49,94 persen dari total ekspor Sulsel.

Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam, mengatakan untuk negara tujuan ekspor dengan nilai terbesar pada Juli 2016 adalah Jepang dengan nilai USD49,54 juta atau 54,65 persen dari total ekspor Sulsel.

“Ekpor kita menurun sebesar 10,04 persen bila dibandingakan dengan nilai eskpor pada Juni 2016 yaitu dari USD100,75 juta menjadi USD90,64 juta,” kata Nursalam di kantor BPS, Senin, (15/8/2016).

Dirinya menjelaskan penyebab menurunya ekspor dikarenakan kondisi ekonomi negara tujuan yang belum stabil. Selain itu, kurangnya produksi dikarenakan pasca lebaran banyak hari libur karyawan atau buruh.

Adapun selama Januari-Juli 2016 total nilai ekspor Sulsel mencapai USD582,56 juta, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015, dimana nilai ekspor Sulsel mencapai USD844,37 juta, maka telah terjadi penurunan nilai ekspor Sulsel sebesar 31,01 persen.

Halaman:

BACA JUGA