Ilustrasi

Ombudsman Anggap “Smart Parking” Makassar Hanya Pencitraan

Jumat, 03 Februari 2017 | 01:57 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Degina Adenesa  - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com — Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, Subhan Djoer menilai smart parking atau konsep perparkiran cerdas yang dicanangkan pemerintah Kota Makassar hanyalah pencitraan beberapa tempat yang kondisi parkirannya semrawut.

“Menurut saya ini hanya langkah-langkah pencitraan atau upaya perbaikan di sejumlah tempat tapi mengabaikan banyak tempat,” ujarnya, Kamis (2/2/2017).

Lebih jauh ia menilai selain penerapan yang tidak menyeluruh, smart parking juga berpotensi menimbulkan kemacetan baru dengan sistem pembayaran yang diterapkan.

“Ada kesulitan besar dengan cara membayar harus digesek, itukan menyebabkan penumpukan, kemudian titik parkir di Makassar inikan lebih seribu, bisa tidak diadakan di lebih seribu titik itu,” ujar Subhan pada Gosulsel.com, Kamis (2/2/2017).

Ia menambahkan yang harus dibenahi pemkot adalah edukasi terhadap stakeholder serta larangan membayar parkir tanpa karcis.

“Tidak ada gunanya smart parking selama orang yang menangani tidak berintegritas, yang terpenting manusiannya, tidak boleh lagi orang membayar parkir tanpa karcis,” tegasnya.(*)


BACA JUGA