Pasar Sentral Makassar

Selain Harga Kios Mahal, PK5 Nilai Zona Jualan Dicampur Berdampak Persaingan Tak Sehat

Jumat, 17 Februari 2017 | 20:29 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Degina Adenesa  - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Kisruh harga kios pasar sentral yang ditetapkan pihak pengembang PT Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) masih menuai protes berbagai pihak, termasuk pedagang kaki lima.

Ketua Forum PK5 Pasar Sentral Tadjuddin, mengatakan MTIR tidak memikirkan nasib PK5 karena mematok harga terlalu mahal.

“Bayangkan saja harga yang ditetapkan sama dengan pedagang lain (160 juta) untuk ukuran 1,1 meter, ini terlalu mahal, bagaimana nasib PK5 yang punya modal hanya 10 juta,” tutur Tadjuddin kepada GoSulsel.com, Jumat (17/2/2017).

Selain itu, ia membeberkan MTIR juga tidak menetapkan zona berjualan PK5 dan tidak memikirkan dampak sosial yang ditimbulkan.

“Tidak ada zonanya, sedangkan kita tahu PK5 itu bervariasi, ada yang jual buah, makanan, tapi mereka dicampur saja, bayangkan kalau PK5 diapit oleh pedagang besar, jualannya pasti tidak laku,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA