Hanura
Ilustrasi Logo Hanura
#

Partai Hanura Dorong Obama di Pilwalkot Makassar

Jumat, 07 April 2017 | 20:10 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar,GoSulsel.com – Partai Hanura Kota Makassar mendorong Bahar Ngitung atau akrab disapa Obama maju memperebutkan pucuk pimpinan di Makassar. Sebagai partai yang memiliki satu Fraksi utuh di DPRD Makassar, Hanura harus mendorong kadernya.

“Partai ini didirikan untuk kadernya, kalau pak Obama (sapaan Bahar Ngitung) mau maju, kita akan berikan perlakukan khusus, kita akan prioritaskan beliau, tapi tidak menutup kemungkinan Hanura akan mengusung figur eksternal,”kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura, Kota Makassar, HM Yunus.

Yunus menjelaskan, sesuai prosedur partai bentukan Wiranto ini, pihaknya akan mengusung pasangan calon berdasarkan hasil survei dan rangkaian tahapan penjaringan.

Diketahui, untuk mengusung satu pasangan calon, Hanura yang mengontrol 5 kursi di DPRD Makassar harus berkualisi dengan partai yang memiliki minimal 5 kursi.(*)

Dia mengatakan, hingga saat ini belum ada bakal calon yang membuka ruang komunuikasi dengan Hanura. Hal ini dikatakan Yunus saat ditemudi di ruang kerjanya, Komisi B DPRD Makassar, Jumat (7/4/2017).

“Sampai saat ini belum ada yang membuka komunikasi dengan Hanura, baik secara personal maupun secara resmi melalui partai, belum ada calon yang mengunjungi saya,” kata Ketua Komisi B DPRD Makassar ini.

Pada Pilkada Makassar tahun 2013 lalu, Hanura memang melakukan koalisi dengan PKS mengusung Tamsil Linrung – Das’ad Latief. Dikatakan Yunus, hingga saat ini Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto yang hampir pasti akan kembali bertarung juga belum melakukan komunikasi dengan Hanura sekalipun.

HM Yunus melanjutkan, berdasarkan instruksi DPD Hanura Sulsel, pihaknya akan melakukan pendaftaran bakal calon Wali Kota bulan April 2017 mendatang. Instruksi ini merujuk pada hasil konsolidasi DPD Hanura Sulsel.

“Nantilah kita lihat kalau sudah buka pendaftaran, apakah mereka datang mendaftar di Hanura atau tidak,”pungkasnya.(*)


BACA JUGA