Bupati Maros, Hatta Ramhan bersama Legislator Maros saat menjamu Calon Gubernur, Nurdin Abdullah.

Ratusan Warga Maros Demo, Bupati & Ketua DPRD Malah Pilih Jamu Cagub

Kamis, 18 Januari 2018 | 20:46 Wita - Editor: adyn - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros, GoSulsel.com – Ditengah amukan ratusan warga dan mahasiswa yang berdemo karna lahan dan tempat mereka tinggal akan dieksekusi. Bupati Maros Hatta Rahman dan Ketua DPRD Maros Chaidir Syam lebih memilih menjamu kunjungan bakal calon (balon) Gubernur Sulsel Nurdin Abdulah di kediaman salah seorang anggota dewan Amri Yusuf. Kamis (18/1/2018).

Hal itu pun sontak menjadi sorotan sejumlah pihak tak terkecuali dari kalangan mahasiswa yang mendampingi warga terkait kasus sengketa lahan di Cambalagi Kecamatan Bontoa Maros.

Adalah Muhammad Ansar yang memberikan kritik kepada para pemimpin Maros itu. Dimana menurutnya, sebagai pemimpin tidak sepantasnya lebih memilih menjamu orang lain ketimbang menemui warganya sendiri.

“Harusnya Bupati dan ketua DPRD Maros menemui warganya yang menuntut keadilan atas putusan yang keliru, bukan malah menjamu calon gubernur, sebab warga lebih penting dari pada dia”, keluh Ansar.



Sebagai salah satu warga Bontoa ia meminta agar persoalan sengketa yang akan mengorbankan ratusan KK ini secepatnya diselesaikan. Selain itu, ia juga sangat menyayangkan jika eksekusi terjadi pasalnya fasilitas pendidikan seperti pesantren ada didalamnya.

“Semua orang tau bahwa Kabupaten Maros sejak dipimpin Hatta Rahman, telah digodok Perda Syari’ah dan Maros kota literasi. Namun, jangan sampai itu menjadi slogan untuk pencitraan saja dengan membiarkan mesjid dan sekolah digusur begitu saja,” geram sekretaris umum HMI Maros itu.


BACA JUGA