Bupati Maros

Hatta Rahman Terima Penghargaan Tertinggi Karang Taruna

Senin, 22 Januari 2018 | 16:28 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GoSulsel.com – Bupati Maros Hatta Rahman menjadi salah satu penerima penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yodha Awards 2017. Penghargaan dari pengurus pusat Karang Taruna itu diberikan atas capaian dalam membangun kemitraan dengan pengurus Karang Taruna tingkat kabupaten serta pembinaan dan pemberdayaan di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan di Maros.

Penghargaan berbentuk lencana ini diberikan atas jasa-jasanya selaku pembina umum terbaik Karang Taruna kabupaten. Rencananya penghargaan ini akan diserahkan pada malam anugerah yang akan digelar pada Kamis 25 Januari mendatang di Sanur Bali.

Ketua Karang Taruna Maros, Saharuddin mengatakan jika penghargaan tersebut merupakan penghargaan tertinggi di bidang ke KeKarang Tarunaan. “Tadi kita sudah berikan suratnya ke Pak Bupati, insyaallah beliau akan hadir langsung menerima penghargaan tersebut penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yodha ini adalah penghargaan tertinggi di bidang ke karang tarunaan” Ujar Saharuddin Senin (22/1/2018).

Saharuddin melanjutkan jika penghargaan tersebut merupakan sebuah motivasi untuk berbuat lebih maksimal lagi. “Kita berharap ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman di Karang Taruna, agar kita bisa berbuat lebih maksimal lagi” Tutupnya.



Terpisah, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna AS Chadir Syam sangat mengapresiasi penghargaan tersebut, hal ini menurutnya adalah hasil kerja keras bertahun-tahun di Maros.

“Karang Taruna selama ini telah berbuat maksimal dalam menata struktur kepengurusan sampai ke 103 desa dan kelurahan, selain itu pada wilayah pembinaan Karang Taruna juga sudah maksimal bekerja sejumlah usaha kepemudaan dijalankan, olehnya itu penghargaan ini adalah sebuah reward yang pantas” Singkatnya.

Penerimaan penghargaan ini disampaikan lewat undangan khusus penerimaan penghargaan tersebut yang ditandatangi oleh Ketua Umum Karang Taruna Nasional Didik Mukrianto dan Sekjen Deden Sirajuddin. (*)


BACA JUGA