Resmikan 2 Gedung, Bupati Maris Minta Pelayanan Ditingkatkan

Selasa, 10 April 2018 | 10:51 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros,GoSulsel.com — Bupati Maros HM Hatta Rahman meresmikan dua gedung baru di Puskesmas Bontoa Senin (9/4/2018). Dua gedung ini merupakan gedung persalinan berlantai dua dan gedung perawatan atau rawat inap. 

Hatta mengatakan, pembangunan dua gedung ini sebagai bagian peningkatan sarana dan prasarana bidang kesehatan sehingga puskesmas memiliki gedung atau ruangan yang lebih layak dan representatif untuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hatta berharap, penggunaan dua gedung baru ini dapat dibarengi dengan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat Bontoa. 

“Semoga saja pelayanan puskesmas Bontoa dan puskesmas lain juga dapat meningkat. Apalagi kita sudah launching program melayani dengan senyum, jadi standar pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan,” beber Hatta. 

Hatta mengungkap, gedung yang bagus bukan jaminan pelayanan akan lebih baik tapi pihaknya berharap baik dokter, perawat harus terus berusaha meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Hatta menambahkan, pihaknya akan terus melalukan pembenahan terhadap gedung-gedung puskesmas agar lebih layak. Meski begitu, Hatta mengeluhkan pembangunan beberapa puskesmas terkendala pada ketersediaan lahan yang sempit. Dia mencontohkan puskesmas Tanralili, Marusu dan Simbang agak sulit dilakukan pembangunan karena keterbatasan lahan. 

“Kita ingin nantinya pembangunan gedung-gedung memiliki master plan sehingga perencanaan bisa matang dan bangunannya padu. Kita juga ingin memanfaatkan lahan yang tersedia, untuk yang lahannya sempit kalau bisa disekitar puskesmas dibebaskan tentu akan sangat baik,” papar Hatta.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bontoa Said mengatakan, anggaran dari dua bangunan baru ini mencapai Rp2 Miliar lebih. “Untuk gedung persalinan anggarannya sekitar Rp1,4 Miliar dianggarkan diAPBD tahun 2017 sedangkan gedung perawatan karena hanya satu lantai anggarannya sekitar Rp800 juta dari APBD tahun 2015,” pungkasnya.(*)

 


BACA JUGA