PKK Maros Peringati Hari Kartini Ke-139

Rabu, 25 April 2018 | 14:01 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

Maros,GoSulsel.com – Hari Kartini yang jatuh tiap 21 April merupakan hari bersejarah yang menjadi tonggak perjuangan emansipasi wanita. Di Era Kartini, wanita-wanita di negeri ini belum mendapat kebebasan dalam berbagai hal dan selalu direndahkan derajatnya dibanding kaum laki-laki.

Atas Perjuangan RA Kartini, kini kita bisa melihat perempuan-perempuan Indonesia yang hebat, tidak hanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga, namun juga berkontribusi di seluruh bidang seperti sosial, politik, budaya dll.

Hal itu disampaikan Bupati Maros, HM Hatta Rahman dalam peringatan Hari Kartini ke-139, yang digelar TP PKK Kabupaten Maros, rabu (25/4/2018) di Gedung Serbaguna Maros.

“Di Kabupaten Maros saat ini khususnya di bidang Pemberdayaan Perempuan, banyak program pembangunan yang harus menjadi fokus dan membutuhkan partisipasi kaum perempuan untuk menjadi motor penggerak seperti, program peningkatan kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan bayi,” ujarnya.

Selain itu, Hatta menjelaskan, beberapa program yang membutuhkan peran aktif perempuan yakni kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, keikutsertaan perempuan dalam melestarikan lingkungan, penguatan kelembagaan perempuan, dan peningkatan peran perempuan dalam menanggulangi Narkoba dan HIV/AIDS.

“untuk Perempuan di Kabupaten Maros khususnya TP PKK, dalam kesuksesannya di dunia karir, hendaknya juga dibarengi dengan kesuksesan dalam membina keluarga dan tidak melupakan kewajiban utama sebagai seorang istri bagi suaminya dan ibu bagi anak-anaknya,” katanya.

Sementara Ketua TP PKK Maros, Suraida Hatta berharap, perempuan saat ini harus memaknai perjuangan Kartini dengan meningkatkan perannya demi kemajuan bangsa dan negara tanpa melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan.

Dalam kegiatan bertema “Meningkatkan Kualitas Pemberdayaan Perempuan dengan Semangat Kartini” ini juga diramaikan Peragaan Busana Kebaya dari Forum Komunikasi Dara Daeng Maros (FKDDM) dan peresmian Gedung Pusat Pemasaran Produk Unggulan Kabupaten Maros atau Gedung Pusat Ole-ole Maros.(*)

 


BACA JUGA