Luar Biasa! Obor Asian Games Diarak Pakai Phinisi, Dikawal Sukhoi

Senin, 23 Juli 2018 | 15:17 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

MAKASSAR, GO CAKRAWALA– Kirab obor (Torch Relay) Asian Games 2018 akan melewati Sulsel, 28-30 Juli mendatang. Setidaknya ada tujuh daerah yang akan dilalui mulai dari Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba.

Obor Asian Games 2018 akan tiba Sabtu pagi (28/7) di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Sebelum mendarat, pesawat yang membawa rombongan akan dikawal oleh pesawat Sukhoi. Pesawat ini sehari-hari bermarkas di Lanud Sultan Hasanuddin.

pt-vale-indonesia

Obor Asian Games dijemput langsung oleh Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono dan beberapa Forkopimda. Dari sini kemudian diajak menuju Kota Makassar untuk selanjutnya ke Kabupaten Bulukumba.

Sepanjang perjalanan, kirab obor akan diantar oleh pawai kendaraan dan disambut di setiap daerah yang dilaluinya. Diperkirakan kirab akan sampai di perbatasan Kabupaten Bulukumba sekitar jam 14.00 Wita.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel Sri Endang Sukarsih mengatakan berbagai pagelaran dan budaya lokal disiapkan untuk menyambut obor Asian Games ini. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah yang dilewati.

Di Bulukumba, sebelum menuju titik nol Sulawesi di Tanjung Bira. Api yang tak boleh padam ini akan menuju kawasan pembuatan Kapal Phinisi di Tanah Beru. Di sini obor akan dinaikkan ke Kapal Phinisi.

“Ada 45 kapal nelayan dan lima kapal phinisi yang akan membawa arakan ke Tanjung Bira. Di sini, Api akan bermalam sampai Minggu pagi sebelum kembali ke Makassar,” katanya usai rapat persiapan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (23/7).

Sekretaris Dinas Pariwisata Bulukumba, Andi Mattampawali menyebutkan pawai obor akan disambut di perbatasan Kabupaten Bantaeng-Bulukumba oleh komunitas IOF. Serta akan dilakukan proses Anggaru.

Setelah itu obor akan diarak ke Kota Bulukumba, di sepanjang perjalanan akan diiringi Tari Pakkanjara serta marching band disetiap Kecamatan yang dilaluinya. Masyarakat dan siswa juga akan dilibatkan dalam acara ini.

“Kita akan arak menggunakan kendaraan sampai PPI di Tana Beru. Sebelum sampai dermaga, akan dibawa dengan berlari oleh Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba ke atas kapal Phinisi,” jelasnya.

Saat ini pihaknya telah menyiapkan 45 kapal nelayan yang menyimbolkan jumlah peserta Asian Games. Masing-masing kapal telah dihiasi dan membawa satu bendera negara peserta.

“Kalau kapal Phinisi saat ini sudah ada empat, kita akan cukupkan menjadi lima. Kapal yang membawa obor namanya Phinisi Naga Laut. Kapal ini baru saja masuk dok, sehari-hari digunakan sebagai kapal wisata di Bali dan Raja Ampat,” lanjutnya.

Setelah sampai di Bira, obor akan di bawah ke panggung utama. Sabtu malam, akan dilakukan pesta rakyat dengan menghadirkan beberapa hiburan, salah satunya menghadirkan artis nasional dan pesta kembang api.

“Kita manfaatkan momen ini untuk memperkenalkan Bira sebagai Bali Kedua di Indonesia. Pak Bupati menargetkan sekitar 15 ribu orang hadir di Bira saat malam perayaan,” ucapnya.

Penjabat Sekretaris Daerah Sulsel Tautoto Tanaranggina melanjutkan dari Kawasan Pantai Bira, obor akan kembali ke Makassar lewat jalur darat. Di Makassar obor akan dibawah ke Mako Lantamal VI Makassar.

“Dari sini Pak KASAL (Kepala Staf Angkatan Laut) bersama Pj Gubernur Sulsel akan membawa obor menggunakan KRI Dewa Ruci dikawal beberapa kapal perang menuju Pantai Losari untuk diserahkan ke Wali Kota Makassar,” lanjutnya.

Setelah itu dilakukan pawai dalam kota, sebelum dibawa ke Rujab Gubernur untuk diinapkan. Senin pagi (30/7), obor akan dibawah menuju Bandara Sultan Hasanuddin untuk selanjutnya terbang ke Banjarmasin. (*)


BACA JUGA