Surat pengangkatan SYL sebagai staf ahli presiden diserahkan Mochtar Ngabalin

Pengamat Politik UINAM: Pinangan Istana ke SYL Motif Politik?

Sabtu, 04 Agustus 2018 | 18:22 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Pinangan istana ke eks Gubernur Sulsel dua periode, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjadi perbicangan banyak kalangan. Pinangan yang secara tiba-tiba itu dinilai adalah spekulasi politik jelang Pilpres tahun depan.

Hal ini dikatakan oleh Pengamat Politik dari Universita Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Syahrir Karim. Menurutnya, SYL adalah tokoh yang sangat berpengaruh di Indonesia bagian timur.

“Tentu ini tidak bisa dilepas dengan konteks Pilpres. SYL ini tokoh yang berpengaruh, khususnya di Sulsel dan Indonesia Timur secara umum,” kata Syahrir, Sabtu (4/8/2018).

Menurutnya, Presiden RI Joko Widodo sangat jeli menangkap sinyal lalu menarik SYL masuk ke dalam gerbongnya. Apalagi, salah satu tokoh Indonesia Timur, Jusuf Kalla juga belum menentukan sikap yang jelas.

“Dan Jokowi menangkap sinyal itu dengan menarik masuk SYL ke gerbongnya. Stelah JK blum jelas arahnya kemana, maka saat itulah satu-satunya jalan Jokowi mesti menarik SYL,” tandasnya.(*)


BACA JUGA