Jokowi-Ma'ruf Amin/Sumber: Internet
#

Jokowi Kesampingkan Mahfud MD, Warga NU Bergejolak?

Minggu, 12 Agustus 2018 | 01:29 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Joko Widodo mengesampingkan Mahfud MD. Calon Presiden RI petahana ini lebih memilih KH. Ma’ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Pilpres 2019 mendatang.

Padahal sebelumnya kuat diwacanakan Mahfud MD bakal jadi pilihan Jokowi. Bahkan beredar kelengkapan administrasi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Mahfud MD sebagai Cawapres.

Tidak hanya itu saja, pengakuan Mahfud MD juga semakin mempertegas bahwa sikap Jokowi di ‘menit-manit’ terakhir jelang mendaftar ke KPU RI terbilang mengejutkan. Mahfud memang tidak kecewa, tapi kaget dengan deklarasi pasangan Jokowi-Ma’ruf. Dia terkesan mengakui bahwa telah mempersiapkan diri mendamping Jokowi.

Meski begitu, sikap Jikowi dinilai tidak terlalu menimbulkan resistensi, sekalipun memang secara personal, Mahfud MD bisa saja kecewa. Akan tetapi karena KH. Ma’ruf Amin juga berlatar belakang NU, sehingga masih cukup diterima di masyarakat, utamanya warga Nahdiyin.



Konstelasi Politik Berubah, Ma’ruf Amin Dinilai Jadi Daya Tarik Pemilih NU

“Pilihan Jokowi mengambil Ma’ruf Amin, tokoh kharismatik di NU, dan mengenyampingkan Mahfud MD, tokoh NU yang lain, cukup terterima dan tanpa resistensi berarti,” kata pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Priyanto, Sabtu (12/8/2018).

Lebih jauh dia mengatakan, selama ini juga Jokowi dan NU memiliki hubungan pembelajaran timbal balik. Sehingga, jika tarikannya adalah figur NU, sikap mengesampingkan Mahfud MD tidak terlalu menimbulkan pergolakan yang berarti.

“Selama ini juga hubungan Jokowi dan NU juga bersifat resiprokal,” tandasnya. (*)


BACA JUGA