HMI Gowa Raya Kecam Staf Presiden Jokowi Tak Tetapkan Gempa di Lombok sebagai Bencana Nasional

Selasa, 21 Agustus 2018 | 21:14 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Ryan Saputra - Gosulsel.com

Gowa, Gosulsel.com– Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Gowa Raya mengecam pernyataan Seskab Pramono Agung salah satu staf presiden Jokowi.

“Kami mengecam yang menyatakan ketika Lombok dinyatakan sebagai Bencana Nasional, seluruh pulau Lombok akan tertutup untuk wisatawan dan itu kerugiannya lebih banyak,” ujar aktivis HMI Sukur El Basri mencontohkan perkataan dari Pramono Agung, Selasa (21/8/18).

Untuk itu Sukur yang saat ini menjabat sebagai Wasekum Bidang Informasi dan Komunikasi HMI cabang Gowa Raya mengancam akan membuat aliansi yang akan mendesak Presiden RI mencopot Jabatan Staf yang di nilai tidak bijaksana

tambanya lagi, Jika persoalan politik pemerintah cepat menggelntorkan dana tapi jika terjadi bencana Pemerintah enggan mengambil sikap.



“Gempa lombok mesti dijadikan bencana nasional sudah ribuan masyarakat yang mati, jangan karena rupiah ini tidak dijadikan bencana nasional malah dijadikan politik kemanusian,” ujarnya.

Selain itu dirinya berharap untuk seluruh masyarakat yang terhimpum dalam wadah NKRI, mari kita berkontribusi dan bersimpatik kepada sodarah kita mengalami bencana gempa.

” Ini sudah berkali-kali terjadi bencana gempa di Lombok masih saja pemerintah enggan menyatakan Lombok sebagai bencana nasional,” tutup Sukur


BACA JUGA