Dana Perimbangan di APBD Perubahan 2018 Turun, Fraksi Golkar Soroti Pemkot Makassar

Rabu, 12 September 2018 | 20:06 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Fraksi Golkar menyoroti sejumlah anggaran Pemkot Makassar yang mengalami penurunan, seperti dan perimbangan. Hal ini disampaikan langsung oleh Juru Bicara Fraksi Golkar, Syamsuddin Kadir pada pada Rapat Paripurna terkait tanggapan Fraksi terhadap penjelasan Wali Kota Makassar sebagai pengantar Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2018.

Sorotan itu disampaikan SK, akronim nama Samsuddin Kadir lantaran rencana penerimaan sebesar Rp 1,90 triliun lebih, kemudian turun menjadi Rp 1,87 triliun atau berkurang Rp 31,81 miliyar atau menurun 1,67 persen. 

Samsuddin Kadir menyoroti terkait menurunnya rencana penerimaan daerah yang bersumber dari Dana Perimbangan yang menurun, baginya itu cukup memprihatinkan.

“Penurunan demikian itu tentu akan berpengaruh pada menurunnya kapasitas fiskal Kota Makassar dalam merespon berbagai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan masyarakat,” kata SK.

Tidak hanya itu saja, akan tetapi perubahan anggaran belanja yang turun sebesar Rp 27,99 miliar atau 0,68 persen. Dimana sebelumnya, pada PBD Pokok 2018 direncanakan sebesar Rp 4,11 triliun lebih, sementara pada APBD Perubahan turun menjadi Rp 4,08 triliun lebih.

Dari hal tersebut, pihaknya melihat tidak ada dampak yang cukup signifikan antara penurunan Dana Perimbangan dan penurunan Anggaran Belanja.

“Karena pada pos belanja daerah khususnya Belanja Langsung, untuk APBD Pokok Tahun Anggaran 2018 yang direncanakan Rp 2,81 triliun lebih, sementara pada APBD Perubahan 2018 sebesar Rp 2,87 triliun lebih. Ini berarti terjadi peningkatan sebesar Rp 60,91 miliar atau meningkat 2,17 persen,” tuturnya.(*)


BACA JUGA