Kadishub Sulsel Sebut Penggembokan Kendaraan Belum Bisa Atasi Permasalahan Parkir

Kamis, 13 September 2018 | 22:36 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Salah satu penyebab utama kemacetan di Makassar adalah adanya perilaku masyarakat yang memarkirkan kendaraannya menggunakan bahu jalan sehingga membuat fungsi jalan semakin sempit.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, H. Muhammad Mario Said yang hadir dalam pertemuan di ruang rapat Dishub Sulsel mengatakan pihaknya sudah melalukan pelbagai upaya untuk membuat pemilik kendaraan jera dengan melakukan pengembokan.

“Kami sudah beberapa kali melakukan penindakan bersama kepolisian dengan menggembok kendaraan yang terparkir sembarangan,” kata H.Muhammad Mario Said di hadapan Kadishub Sulsel, H. Muh. Ilyas Iskandar. 

Namun, masih ada pemilik kendaraan yang sering memarkir kendaraan yang menggunakan badan jalan. Menanggapi hal tersebut, Ilyas Iskandar menganggap bahwa menggembok kendaraan yang terparkir di sembarang tempat belum cukup membuat pemilik kedaraan kapok.

“Kalau metode-metode menggembok kendaraan begitu saya kira tidak ada kapoknya, ini yang harus kita carikan solusi bagaimana mengatasi parkir seperti itu,” kata Ilyas Iskandar.

Sementara itu, menurut Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasaran Dishub Kota Makassar, Eviyulia Suriani Siregar yang turut hadir dalam rapat tersebut mengatakan bahwa alasan ketidak tahuan pemilik kendaraan juga menjadi salah satu faktor terjadinya parkir sembarang.

Evi Siregar berharap perlu ada sosialisiasi terkait peraturan Wali Kota (Perwali) Makassar terkait dengan tempat-tempat yang dilarang parkir dan melakukan pendekatan secara khusus.

“Alasannya biasa karena orang baru dan tidak tahu, makanya perlu sosoaliasai Perwali. Jukir harus dibina karena terkadang jukir sendiri yang mengarahkan untuk parkir di bahu jalan karena mereka juga mengejar setoran dan yang paling penting adalah Komitmen dari PD Parkir  dan kepolisan,” katanya.(*)


BACA JUGA