Seorang pemuda mengikatkan bungkusan plastik ke akar Pohon cinta di Desa Pencong Biringbulu berada di kawasan Pemandian Air Panas Ere Bambang Desa Pencong, Kecamatan Biringbulu/Junaidi/Gosulsel.com

Pohon Cinta di Desa Pencong, Tempat Muda-mudi Bernazar Minta Jodoh

Minggu, 25 November 2018 | 07:12 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Pohon cinta di Desa Pencong Biringbulu dikenal oleh masyarakat sekitar sebagai tempat bermunajat mengharap Sang Maha Pemilik hati manusia, meridhoi cinta pasangan kekasih. Pohon cinta ini berada di kawasan Pemandian Air Ere Bambang Desa Pencong, Kecamatan Biringbulu, sekitar 60 kilimoter dari Ibu kota Gowa, Sungguminasa.

Kunjungan Gosulsel.com, Sabtu (24/11/2018) ke Pohon Cinta Pencong menemukan pemuda-pemudi mengikatkan bungkusan plastik sisa makanan ringan ke akar dan batang Pohon Cinta berukuran besar di Pencong itu. Mereka, katanya, sekadar ingin berniat atau bernasar meminta segera dipertemukan jodohnya.

pt-vale-indonesia

Penamaan pohon raksasa tersebut sebagai Pohon Cinta karena memang sebagian besar pengunjung yang datang meminta jodoh. Atau bagi yang punya pacar agar dipersatukan dalam ikatan pernikahan.

Pohon cinta di Desa Pencong 

“Tidak semuaji orang yang datang ke sini minta jodoh. Ada juga yang minta dipermudah segala urusannya. Misalnya mau daftar polisi atau tentara. Tapi yang paling banyak memang orang yang minta jodoh dan meminta supaya bisa menikah sama ceweknya” ungkap Nasiri Daeng Tammu, petugas di Kawasan Pemandian Air Panas Ere Bambang Pencong.

Dari sekian orang yang datang, menurut Nasiri Daeng Tammu, sudah banyak yang berhasil mencapai keinginannya, lalu kembali ke Pohon Cinta Pencong untuk melepaskan bungkusan plastik yang dulu pernah mereka ikat.

“Sudah banyak itu yang lepas ikatannya di dalam karena baku jodohji sama pacarnya,” katanya.

Selain itu, Nasiri Daeng Tammu juga mengatakan bahwa khasiat air di Pemandian Air Panas Ere Bambang juga mampu meyembuhkan berbagai macam penyakit kulit. “Gatal-gatal bisa, dan biasanya dua kaliji orang mandi di sini sembuhmi,” jelasanya.

Halaman:

BACA JUGA