Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Priska Paramita Adnan, mengunjungi peserta Pelayanan Operasi Katarak di RSUD Syekh Yusuf, Gowa, Kamis, (20/12/2018).

TP PKK Gowa Gelar Operasi Katarak

Kamis, 20 Desember 2018 | 19:22 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Ryan Saputra - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Dalam rangka memeringati Hari Ibu ke-90, Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa bersama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf menggelar Bakti Sosial Operasi Katarak Mata dan Seminar kesehatan berlangsung di RSUD Syekh Yusuf, Kamis (20/12/2018) pagi.

Penanggungjawab operasi katarak Samsidar Dg Bulang mengatakan, kegiatan sosial ini diikuti sebanyak 20 orang pasien dan tidak dipungut biaya atau dilaksanakan secara gratis oleh Pemkab Gowa.

pt-vale-indonesia

“Sebenarnya ada 30 orang yang mendaftarkan diri untuk ikut operasi katarak, namun setelah kita lakukan cek kesehatan, yang bisa kita operasi cuman 20 orang saja,” terang, Samsidar kepada sejumlah wartawan.

Ia juga mengatakan rata-rata usia pasien operasi katarak yakni berusia 50-70 tahun dan ada satu orang anak berumur 14 tahun juga ikut. “Dari 20 orang yang kita operasi ada satu orang anak yang yang masih berumur 14 tahun juga ikut,” tambahnya.

Sementara itu Dirut RSUD Syekh Yusuf, dr. H. Salahuddin mengatakan kegiatan sosial ini merupakan inissiasi dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa yang dilaksanakan bersama pihaknya dalam rangka memperingati hari Ibu ke-90 yang jatuh pada 22 Desember 2018 nanti.

Menurutnya operasi katarak sebenarnya rutin dilaksanakan pihak RSUD Syekh Yusuf yang bertujuan mengurangi angka pendirita gangguan mata atau kebutaan akibat katarak bagi masyarakat Gowa.

“Kita tahu kalau katarak merupakan penyebab utama kebutaan bagi manusia yang mempunyai usia diatas 50 an. Jadi momen ini dimanfaatkan oleh Pemkab Gowa melalui TP PKK kabupaten dan RSUD Syelh Yusuf dengan melaksanakan operasi Katarak bagi masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan atau katarak,” jelasnya pula.

Dirut Salahuddin juga mengungkapkan bahwa dalam kurun satu tahun pihaknya menangani pasien gangguan penglihatan (katarak) itu mencapai 496 pasien dengan melalukan operasi. Dimana dengan jumlah tersebut harus ditekan dengan melalukan penangan, salah satunya dengan operasi katarak.

“Alhamdulillan dengan dilaksanakannya operasi katarak gratis ini tentunya membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan,” tambahnya.

Salah satu keluarga pasien operasi Katarak, Rusli warga Sungguminasa mengaku sangat terbantu dengan operasi katarak ini, karena ayahnya Rasid juga menjadi pasien.

“Terimakasih pemkab Gowa, terima kasih bapak bupati, alhamdulilah berkat operasi ini mata ayah saya nanti dapat berfugsi lagi,”ucapnya dengan gembira.(*)


BACA JUGA