Warga mengangkat jenazah Awank, bocah 9 tahun yang tenggelam di Sungai Pannyawakkang, Desa Taring, Senin (18/2/2019)

Bocah 9 Tahun Tenggelam Selama 24 Jam, Kades Taring Sebut Ada Unsur Mistis

Senin, 18 Februari 2019 | 18:27 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Awank Bocah 9 tahun asal Kampung Borong Bira, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto yang tenggelam di Sungai Panyawakkang, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Minggu kemarin (17/2/2019) akhirnya ditemukan.

Anak dari pasangan Pahri dan Dinar ini ditemukan Senin (18/2/2019) tidak jauh dari tempat korban tenggelam. “Iye, sudah ditemukan. Tadi sekitar jam 10:00 pagi, di dekat situji ditemukan,” kata Kepala Desa Taring, Abd Aziz saat dikonfirmasi Gosulsel.com

Korban ditemukan oleh Anca warga Desa Taring yang merupakan anggota dari tim penyelem lokal yang diturunkan oleh pemerintah Desa Taring.

“Selain menurunkan basarnas kami juga melibatkan tim penyelam lokal dari Kampung Rajaya Desa Taring yang diketuai oleh  H. Amiruddin Kepala Dusun (Kadus Rajaya) dan anggotanya Madong dan Anca. dan Anca inilah yang menemukan korban,” jelasnya.

Abd Aziz juga menyebutkan bahwa lambatnya korban ditemukan diindikasi karena ada hubungannya dengal hal mistis. “Ini hampir sama kejadiannya dua tahun lalu. Dia juga tenggelam dan empat hari baru ditemukan dan di situ tonji ditemukan,” ujarnya.

“Kemarin kita sempat adakan ritual di sungai itu, yaitu Gandrang (pemukulan gendang). Kita minta izin sama penunggunya. Tapi kata yang pimpin ritual kemarin kita belum diizinkan oleh penunggunya makanya kemarin belum bisa ditemukan,” kisahnya.(*)


BACA JUGA