Arham Basmin dan Fauzan AN bertemu di sebuah acara diskusi politik baru-baru ini di kota Makassar
#

Adu Strategi Dua Caleg Muda NasDem Pendatang Baru

Kamis, 21 Februari 2019 | 17:46 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Dua calon legislatif (Caleg) muda DPRD Provinsi Sulsel dari Partai NasDem untuk daerah pemilihan (Dapil) Makassar A atau Sulsel I, Muhammad Arham Basmin dan Andre Prasetyo Tanta memiliki strategi berbeda untuk merebut kursi di DPRD Sulsel.

Sebagai Caleg petahana, Andre terus mencari dan menawarkan gagasan yang belum tersentuh oleh Caleg petahana. Selain itu, itu merebut simpati pemilih, dia juga meningkatkan intensitas kampanye konfensional.

“Harusnya lebih kreatif, yaitu apa yang belum tersentuh teman-teman incumben, di situ kita mencari peluang. Yang kedua militansi, kalau misalnya teman-teman incumbent menemui titik 3 kali sehari, kita pendatang dan caleg milenial, kita harus minimal 3 kali lipat,” kata Andre pada dialog publik yang mengangkat tema “Peluang Caleg Potensial Mengancam Incumbent” di Warkop Sokta, Jalan Hertasning, Makassar, Kamis (21/2/2019).

Untuk menjaga pemilih, dia menuturkan, tali komunikasi sangat perlu untuk dijaga. Sehingga media sosial sangat penting untuk menjadi isntrumen gerakan politik.

“Tali komunikasi tidak boleh terputus. Pastinya kita memanfaatkan media sosial, untuk bersentuhan langsung dengan konstituen,” tandasnya.

Sementara itu, Arham Basmin mengatakan, sebagai Caleg penantang dirinya selalu melakukan gerakan politik yang memiliki deferensiasi berbeda dengan petahana. “Sebagai Caleg harus ada deferensiasi yang hari ini jadi penantang dan incumbent. Kalau tidak ada, masyarakat pasti akan memilih incumbent,” ucapnya.

Kedua, Arham melakukan kampanye konfensional yang terukur. Menemui langsung masyarakat adalah satu gerakan politik yang diyakininya bisa mendongkrak kekuatan elektoral.(*)


BACA JUGA