1169 Rumah di Gowa Dapat Sambungan Gratis Program Hibah Air Minum Perkotaan

Jumat, 26 Juli 2019 | 11:31 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM – Sebanyak 1169 Rumah berpenghasilan rendah mendapatkan sambungan gratis program Hibah Air Minum Perkotaan dari  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.

“Yang mendapat itu rumah sederhana dengan daya listrik tidak lebih dari 1300 kwt yang tersebar di Kecamatan Parangloe, Bontomarannu, Somba Opu, Pallangga, Barombong, Bajeng, Bontonompo dan Tompobulu,” kata Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, Hasanuddin Kamal.

Menurutnya 1169 rumah yang mendapat sambungan gratis merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh consultan yang ditunjuk oleh Kementrian PUPR di Jakarta. “Dari 1500 yang mendaftar di PDAM yang lolos dan memenuhi kriteria dari mereka (Kementrian PUPR) hanya 1169 rumah. PDAM hanya mengusul,” jelasnya.

Saat ini pemasangan sudah berlangsung dan dimulai dari bulan Juni lalu. Hasanuddin Kamal menargetkan pemasangan sambungan gratis akan selesai akhir Agustus nanti.



“Setelah pemasangan maka consultan akan kembali melakukan survei untuk melihat kecocokan warga yang dipasangi bay name bay adress dari daftar semula serta pemasangan sesuai dengan spesifikasi tehnik yang telah ditentukan,” lanjutnya.

Setelah consultan melakukan survei dan mengeluarkan berita acara, lanjut Hasanuddin Kamal, akan dinlanjutkan oleh BPKP guna melakukan review hasil kerja consultan baik secara administrasi, tehnik maupun manfaat.

“Dari hasil berita acara BPPK kemudian PDAM mengajukan pembayaran kepada Kementrian Keuangan dengan pengantar dari Kementrian PUPR untuk merembes kepada Pemda Kabupaten Gowa dana talangan yang diberikan ke PDAM dalam bentuk penyertaan modal,” jelasnya.

Kabupaten Gowa menjadi salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang mendapat bantuan Program Hibah Air Minum dari Kementrian PUPR RI.

“Harapan saya tentu program ini bisa berlanjut karena sangat membatu masyarakat, utamanya yang berpenghasilan rendah guna mendapatkan akses air minum,” harap Hasanuddin.(*)


BACA JUGA