FOTO: Suasana penyuluhan kesehatan Unifa Makassar di salah satu dusun terpencil di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan/Kamis, 29 Agustus 2019/Junaid/GOSULSEL.COM

Bersama Puskesmas Bungoro, KKN-E Unifa Gelar Peyuluhan Kesehatan di Dusun Terpencil Pangkep

Jumat, 30 Agustus 2019 | 11:49 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

PANGKEP, GOSULSEL.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Entrepreneur (KKN-E) tematik Universitas Fajar Makassar menggelar penyuluhan kesehatan di salah satu dusun terpencil di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Kamis kemarin (29/8/2019).

Salah seorang peserta KKN-E Unifa, Muliadi Rahman mengatakan yang digelar bersama Puskesmas Bungoro, penyuluhan kesehatan dilakukan di dusun Lampaniti, Desa Tabo-tabo Kabupaten Pangkep tersebut merupakan program kerja mahasisiwa KKN-E Unifa.

muhammad-ismak

“Bekerjasama dengan mahasiswa KKN-E Tematik Universitas Fajar Makassar, dalam hal ini memfasilitasi kegiatan penyuluhan tersebut, dimana penyuluhan ini termasuk dalam program kerja KKN yaitu sanitasi dan kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut mengangkat tema kesehatan ibu dan anak serta pemeriksaan kesehatan masyarakat.



“Kegiatan ini dihadiri langsung oleh kepala Puskesmas, dokter , bidan ,perawat,serta kesehatan masyarakat (Kesmas), yang langsung datang dari puskesmas kecamatan Bungoro,” ungkapnya.

Muliadi Rahman juga menambahkan bahwa KKN-E Unifa sengaja melibatkan Puskesmas Kecamatan karena lengkapnya fasilitas untuk memenuhi standar pelayanan kesehatan di masyarakat.

“Saya berharap penyuluhan ini mampu menambah wawasan tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan untuk mencapai tujuan hidup sehat,” harapnya.

Sementara itu Kepala Puskesmas Bungoro, Muhammad Yamin mengapresiasi kegiatan tersebut. Bahkan ia sengaja turun dan menyiapkan para ahli di kesehatan masyarakat di puskesmas bungoro menyiapkan diri untuk hadir di dusun Lampaniti.

Olehnya itu, Muhammad Yamin berharap masyarakat mampu menerima kehadiran para pelopor kesehatan ditahun berikutnya untuk penyuluhan yang akan di datangkan dari Provinsi untuk langsung melihat keadaan fasilitas dan jarak yang di tempuh. Sehingga akan ada penanyanan khusus untuk desa Lampa Niti.

“Insya allah kami berharap tahun depan kami dapat kembali diterima dan akan langsung membawa ahli dari provinsi untuk melihat keadaan disini , apakah desa kita termasuk desa terpencil, sehingga jika memang betul harus ada penanganan khusus,” ujarnya.

Di tempat yang sama, dr. Alfi selaku dokter umum di Puskesmas Bungoro di sela-sela penyuluhan mengajak masyarakat untuk mampu menjaga kesehatan, baik itu dari pola makan, pola lingkungan dan kehidupan sehari-hari karena jarak desa untuk menuju fasilitas kesehatan agak jauh.

Tags:
BACA JUGA